[FREELANCE] Happy Birthday Kim Taeyeon (Oneshot)

req-hsg5

Happy Birthday Kim Taeyeon by Lie Soohyun

Length : OneShot Rating : PG-13

Genre : Sad , Angst , Friendship

Cast : Kim Taeyeon [GG]

Other Cast :

Choi Sooyoung [GG] , Byun Baekhyun [EXO] , Wu Yi Fan [EXO] , Choi Siwon [SJ]

***

“Kau tetaplah Kim Taeyeon ! Tidak bisa menjadi Soojung yang sejak satu tahun lalu menyandang gelar sebagai pacar dari seorang Byun Baekhyun ! Jangan lukai dirimu lebih lama lagi”

***

FF ini sudah dipost di wp lain dengan cast YoonHun . Sorry for typo J

***

Cover by Arin Yessy @HSG

***

Happy Reading ^^

***

 

Februari , 2014

Gadis berparas cantik itu kini termenung di sebuah café yang sedang sepi pengunjung saat ini dikarenakan sekarang adalah hari yang sangat tidak bagus untu berada diluar rumah , mengingat suhu saat ini di kota Seoul sedang dibawah 0 derajat celcius .

Mengulang kembali memori menyakitkannya serta menyenangkannya yang walau hanya sedikit saat masa SMA dulu . Tepatnya lima tahun sudah Taeyeon tetap menaruh hartinya pada Byun Baekhyun .

Flashback On

Agustus , 2009

“Taeyeon-ah , kau itu sangat cocok dengan Baekhyun . Aku yakin dia menyukaimu” goda Luhan yang merupakan teman sekelas Yoona yang merupakan pacar dari Sooyoung –sahabat Taeyeon- .

“Benarkah ? kau pasti membohongiku ! Mana mungkin Baekhyun menyukaiku , aku tidak percaya !” tandas Taeyeon dengan wajah memerah .

Oh jelas saja wajahnya kini memerah seperti kepiting rebus . Taeyeon memang menyukai Baekhyun semenjak beberapa hari yang lalu . Sebab ? Taeyeonpun tidak tau apa yang menyebabkan dirinya bisa menyukai orang seperti Baekhyun . Orang yang sering berkumpul dengan manusia sejenis Kai yang merupakan berandalan kelas kakap disekolahnya . Bahkan tak jarang orang itu keluar masuk ruang kepala sekolah karena perbuatannya .

Oke , lupakan tentang Kai yang entah sejak kapan menjadi musuh bebuyutan Taeyeon . Yang kita bahas saat ini adalah BYUN BAEKHYUN ! .

Taeyeon POV

Awalnya karena Kai yang dengan usilnya menjodoh-jodohkan kami berdua yang memang berekongkol dengan Luhan –karena mereka sahabat- . Aku tidak tau apa maksud mereka . Hanya menjodohkan untuk dijadika bahan olokan atau sebaliknya ? entah , aku tidak tau apa makud mereka . Dan dikarenakan hal itu aku jadi sering memperhatikan namja yang memiliki senyum terbaik –menurutku- yang pernah aku lihat . Matanya akan melengkung membentuk seperti bulan sabit dan senyumnya yang sangat manis itu sangat mampu menghipnotisku .

Dan lihatlah sekarang , aku akan menarik Sooyoung dan mengajaknya untuk duduk didepan kelas yang memang disediakan untuk murid-murid yang sedang beristirahat seperti sekarang ini .

Bukan tanpa alasan aku mengajaknya kesini , tapi satu-satunya alasanku untuk keluar dari kelas adalah Byun Baekhyun !

Aku memang tidak satu kelas dengannya , kelasku dan kelasnya hanya dihalangi oleh kelas dari si berandal Yongguk yang aku tidak ingin membahasnya .

Oh , sedikit penyesalan kenapa aku bisa sekolah di sarang berandalan seperti ini . Dari angkatanku yang ada sejumlah 5 kelas , masing-masing mempunyai berandalan yang terkadang akan bertengkar memperebutkan entah aku tidak tau apa .

Lagi . Lupakan tentang berandalan yang tidak ingin aku sebutkan satu persatu , karena jika aku menyebutkan semuanya , tidak akan ada habisnya . Belum lagi dengan anak buah mereka , termasuk Baekhyun yang menjadi anak buah Kai yang sangat menyebalkan . Tapi untungnya Baekhyun tidak terpengaruh dengan pergaulannya . Walaupun teman-temannya berandalan , untunglah Baekhyun tetap menjadi Baekhyun yang tidak pernah masuk ruang kepala sekolah dengan alasan ‘Tawuran’ .

Dan benar saja , Baekhyun dan teman-temannya akan duduk di tangga yang kebetulan dekat dengan kelasnya dan bersenda gurau dengan teman-temannya . Oh , beginilah kebiasannku . Bahkan Sooyoung sudah hafal dengan kebiasaanku yang di bilang aneh ini .

“Taeng , aku tidak nyaman duduk disini . Kenapa kau suka sekali memperhatikannya ?”

“Biarkan Young , Aku sangat butuh chargerku sekarang . Bateraiku sudah mau habis karena pelajaran kimia tadi .” jawab Taeyeon santai tetap memperhatikan Baekhyun .

“Kau masih menyukainya ? Aigooo , Taeng . Apa yang kau lihat dari dia ?” Tanya Sooyoung penasaran .

“Entah , Senyumnya sangat manis Young . Aku tidak tahan” jawab Taeyeon dengan mata berbinar-binar .

 

=________________=

Oktober , 2009

“Minah-ya , kau lihat tadi ? Baekhyun tersenyum padaku ! Ah , senangnyaaaa” pekik Yura tertahan namun tetap didengar oleh Taeyeon .

“Cih ! Baru diberikan senyuman saja sudah seperti itu . Bagaimana jika sudah saling berkirim pesan sepertiku ?” gerutu Taeyeon pada Sooyoung yang hanya terkekeh mendengar celotehan Taeyeon .

“Arraseo , arraseo . Tinggal menunggu waktu kau dan Baekhyun menjadi sepasang kekasih” kekeh Sooyoung yang membuat Taeyeon seperti terbang sangat tinggi .

“Young-ah , apa kau pikir Baekhyun menyukaiku ?”

“Hmmm , dilihat dari perkembangan hubunganmu dengannya . Kau ada harapan” jawab Sooyoung seadanya .

“Kau memang yang terbaik Sooyoung-ah” pekik Taeyeon memeluk Sooyoung erat .

 

=_________________________=

Desember , 2009

“hey , Baekhyun-ah . Taeyeon mencarimu “ goda Kai saat Taeyeon melewati tangga karena ingin ke kamar mandi .

“Sudahlah Kai . Jangan ganggu dia” jawab Baekhyun datar .

“Taeyeon-ah , mau kemana ? mau ku antar ?” goda Kai lagi .

“Bukan urusanmu dan menjauh dariku !” jawab Taeyeon ketus lalu berlalu meninggalkan gerombolan Baekhyun .

“Dasar manusia urakan ! Hitam !” gerutu Taeyeon.

“hey ! Aku mendengarmu manusia kerdil !” teriak Kai .

“Hitam ! Kau bahkan tidak lebih putih dari pantat panci yang sudah 5 tahun tidak diganti-ganti” terian Taeyeon kesal .

“Apa kau bilang ?” ancam Kai .

“Sudahlah Kai , biarkan dia . Kau ingin melawan wanita ? Kau seperti pecundang “ lerai Baekhyun .

“Jaga ucapanmu Byun Baekhyun” tandas Kai .

“Aku tidak akan mengatakannya jika kau tidak mengganggunya . Apa kau yang menyukainya ? Kulihat kau sepertinya tertarik padanya . Klise .” jawab Baekhyun datar .

“Suka ? padanya ? bahkan Hyeri lebih seksi dibandingkan dengan tubuh kerdilnya itu” cibir Kai yang hanya dibalas dengan dengusan oleh Baekhyun .

 

=__________________________=

Juni , 2011

Tak terasa hari kelulusan sudah tiba , semua murid berbondong-bondong mengabadikan momentum yang sangat menggembirakan ini . Tak terkecuali Taeyeon dan Sooyoung . Seakan tak mempunyai malu , mereka tetap berselfie ria tanpa mempedulikan aula yang dipenuhi oleh murid-murid yang seangkatan dengan mereka .

Tak terasa juga sudah 2 tahun lamannya Taeyeon memendam perasaannya untuk seorang Byun Baekhyun .

“Sooyoung-ah , bagaimana jika aku menyatakan cinta pada Baekhyun duluan ?” Tanya Taeyeon antusias .

Sebenarnya Sooyoung sudah akan menduga bahwa cepat atau lambat Taeyeon akan memilih jalan ini . Tapi Sooyoung masih belum bisa menemukan jalan yang tepat untuk mencegah hari ini . Karena Sooyoung tidak bisa menebak apakah Baekhyun menyukai Taeyeon juga atau tidak .

Watak Baekhyun begitu susah ditebak , bahkan bukan hanya Taeyeon saja yang merupakan teman yang diajaknya berkirim pesan . Ada beberapa gadis lain –setaunya- yang juga pernah berkirim pesan dengan Baekhyun .

“Bagaimana ya . Apa kau yakin ?” Tanya Sooyoung ragu .

“Aku sudah memikirkannya semalaman Young-ah . Aku pikir jika tidak sekarang kapan lagi ? aku dan dia memilih jurusan yang berbeda di universitas . Dan Universitas kita juga tidak sama .” jawab Taeyeon

“baiklah jika itu maumu . Lakukanlah” jawab Sooyoung seadanya .

 

=______________________=

 

“Baekhyun-ah , ada yang ingin aku bicarakan” panggil Taeyeon saat Baekhyun kini sedang jauh dari keramaian .

“ada apa ? bicara saja disini .”

“ini sedikit pribadi , Aku tidak bisa mengatakannya disini “

“ah , baiklah” jawab Baekhyun lalu mengikuti langkah Taeyeon yang menuju lapangan Basket yang sedang sepi sekarang ini mengingat semua orang sedang bursuka cita di aula sekolahnya yang memang tempatnya sedikit jauh dari tempat Taeyeon dan Baekhyun berada saat ini .

Mereka berdua duduk dibangku penonton berdampingan tanpa mengeluarkan suara sedikitpun . Taeyeon terlalu gugup untuk mengatakan hal itu sekarang walaupun dia sudah memikirkannya berulang kali .

“Ada hal apa yang sepertinya sangat penting yang ingin kau bicarakan ?” Tanya Baekhyun memecah keheningan .

“Sebenarnya …”
“Aku menyukaimu sejak kita kelas 1 Baekhyun-ah . Entah karena apa . Aku tidak memintamu untuk menjadi kekasihku . Aku hanya mengatakannya agar aku merasa lega . Agar aku tidak terus dibayang-bayangi oleh perasaan ini” terang Taeyeon yang membuat Baekhyun sedikit tersentak .

“maaf aku tidak bisa” jawab Baekhyun tegas tanpa keraguan .

Jawaban Baekhyun seperti meriam yang mampu meledakkan satu kota dan kini menghantam dadanya kuat . Tidak menyangka . Tanpa keraguan sedikitpun menjawab pernyataan Taeyeon .

‘apakah memang tidak ada rasa untukku sedikitpun ?’

Taeyeon tersenyum getir . Seharusnya Taeyeon sudah bisa mengetahuinya sejak dulu . Dari cara Baekhyun membalas pesannya yang bisa dikatakan seadanya , sangat singkat . Tapi otaknya seakan tidak mau berpikir dengan rasional . Mengabaikan semua tanda-tanda itu . Dan kini Taeyeon hanya bisa menelan ludah pahit menghadapi situasi seperti sekarang ini .

Oh betapa malunya Taeyeon saat ini . Harga dirinya sebagai wanita sudah dihancurkan begitu saja oleh seorang Byun Baekhyun .

“Baikllah , tidak apa-apa . Tidak usah merasa bersalah . Aku baik-baik saja . Maaf sudah membuatmu tidak nyaman . Aku pergi dulu” jawab Taeyeon lalu berbalik untuk meninggalkan Baekhyun

‘Kau bodoh Kim Taeyeon’

Flashback Off

April , 2014

“Masih memikirkan Byun Baekhyun , Kim Taeyeon ?” sapa Sooyoung yang kini sudah berada didepan Taeyeon .

Oh , Sooyoung sudah hafal betul jika Taeyeon sudah ke cafenya , Taeyeon akan menceritakan berita terbaru tentang Baekhyun .

Seperti dua tahun lalu ..

 

Flashback On

Juni , 2012

“Choi Sooyoooooooooung !!!!! Dia mengirimku pesan !!!!!!!!!!!!!!!!” teriak Taeyeon yang sudah pagi-pagi sekali mengunjungi cafe Sooyoung dan membuat keributan dipagi yang tenang itu .

“Wae ? siapa ?” Tanya Sooyoung gemas .

“Byun Baekhyun ! Yaampun Young ! Aku sangat gembira “ cecar Taeyeon .

“Mana mana ?” Tanya Sooyoung kesal .

“Tidak ! Kau tidak boleh melihatnya !” larang Taeyeon menyembunyikan handphonenya disaku blazernya .

“Come on Taeng . Untuk apa kau menggangguku pagi-pagi hanya untuk sebuah pesan yang bahkan aku tidak tau apa isinya !” geram Sooyoung .

 

Atau satu tahun lalu..

 

Maret , 2013

Dengan wajah yang penuh dengan airmata Taeyeon memeluk Sooyoung dan menagis sekencang-kencangnya membuat Sooyoung hanya bisa mengerutkan keningnya .

“Baekhyun berpacaran dengan Soojung , Young . Jung Soojung !” isak Taeyeon .

“Darimana kau mengetahuinya ?” tanya Sooyoung penasaran .

“Aku melihatnya , di akun SNSnya”

 

Flashback Off

April , 2014

“Berhentilah menjadi stalker dari seorang Byun Baekhyun , Taeng . Itu hanya akan menyakitimu lebih lama lagi . Sudah lima tahun ! Bahkan aku sudah bisa menenemukan pengganti Luhan yang entah pergi kemana” geram Sooyoung melihat raut wajah Taeyeon .

“Aku tidak bisa , Young-ah . Menstalker SNSnya adalah kewajiban yang sudah mendarah daging bagiku”

“Kau tetaplah Kim Taeyeon ! Tidak bisa menjadi Soojung yang sejak satu tahun lalu menyandang gelar sebagai pacar dari seorang Byun Baekhyun ! Jangan lukai dirimu lebih lama lagi” bentak Sooyoung .

“Tidak apa-apa Young-ah . Aku tidak apa . Mereka belum menikah kan ? aku masih memiliki kesempatan” jawab Taeyeon tersenyum getir .

“Terserah padamu . Aku sudah bosan mendengarnya . Jangan cari aku jika suatu saat Baekhyun membuatmu sakit hati lagi” tadas Sooyoung dingin lalu meninggalkan Yoona .

‘Maafkan aku Sooyoung-ah . Aku tidak bisa ‘

 

=________________________=

 

Pertengahan Februarii 2014 .

Tak terasa 2 minggu lagi Taeyeon akan merayakan hari kelahirannya yang akan genap 23 tahun . Jauh-jauh hari Sooyoung menyiapkan hadiah untuk sahabat tercintanya itu .

Seperti sekarang ini , Sooyoung masih sibuk mencari resep di internet tanpa mempedulikan sang kekasih yang mendengus sebal karena tidak diperhatikan sedari tadi .

Ayolah , sudah hampir satu jam ia duduk berhadapan dengan Sooyoung dan hingga saat ini belum semenitpun Sooyoung menatapnya . Heol . Jika sudah menyangkut sahabat kesayangannya itu , Sooyoung akan lupa akan segala hal termasuk kekasihnya sendiri seperti sekarang ini .

“Chagiyaa , bisakah kau berhenti mengabaikanku ? sudah hampir satu jam kita duduk disini . Bahkan kau lebih betah menatap iPadmu daripada wajah kekasihmu sendiri” sindir pria yang ada dihadapan Sooyoung .

“Ayolah Kris , berhenti merajuk . Aku sedang mencari resep yang enak untuk ulang tahun Taeyeon . 2 minggu lagi Taeyeon ulang tahun” jawab Sooyoung tanpa mengalihkan sedikitpun pandangannya dari tablet yang lebarnya 10 inchi tersebut .

“Kau masakkan saja dia sup rumput laut . Bukankah itu makanan khas saat seseorang sedang berulang tahun ?” jawab Kris –yang merupakan kekasih Sooyoung- asal .

Pletak !

Satu jitakan mendarat mulus di kepala Kris .

“Kau lupa ? Taeyeon alergi rumput laut . Kau mau membunuhnya perlahan ?” desis Sooyoung .

Kriiiiing ….

Suara dering handphone Sooyoung menghentikan sementara perdebatan kecil sepasang kekasih tersebut . Melihat siapa yang meneleponnya , dengan cepat Sooyoung mengangkatnya tanpa mempedulikan tatapan maut Kris yang semenit lalu menjadi korban jitakannya .

“Yeobuseyo Taeng ?”

“Sooyoung-ah , ce-pat ke-rumah-ku” jawab Taeyeon di seberang sana dengan terbata-bata dan sukses membuat raut wajah Sooyoung mengeras seketika .

“Ka-kau kenapa ? Baiklah , lima menit lagi aku sampai” jawab Sooyoung lalu dengan cepat menyambar blazernya yang tergeletak disofanya tanpa mempedulihkan tatapan bingung yang dilemparkan Kris sedari tadi .

“Kris .. Taeyeon , kita harus segera kerumahnya !” ujar Sooyoung yang langkahnya terhenti oleh tarikan Kris .

“ada apa dengannya ? Kenapa wajahmu seperti itu ? “ Tanya Kris penasaran .

“Hati Taeyeon .. Hatinya , pasti dia sedang kesakitan sekarang . Kita harus cepat Kris” jawab Sooyoung gelisah dan segera menarik tangan Kris .

 

Beruntung jarak apartemen Sooyoung dan Taeyeon tidak terlalu jauh , tak sampai 5 menit Sooyoung dan Kris kini sudah berjalan mencari kamar Taeyeon . Dengan cepat Sooyoung membuka pintu apartemen Taeyeon setelah mereka sampai . Dan benar saja , kini Taeyeon sudah terbaring tak sadarkan diri di sofa yang terletak diruang tamunya .

“Taeng ! Sadarlah !” teriak Sooyoung mengguncang-guncangkan tubuh lemah Taeyeon .

“Kita harus membawanya kerumah sakit sekarang Syo , kurasa penyakitnya bertambah parah” jawab Kris lalu dengan gesit membopong tubuh kurus Taeyeon dan membawanya kerumah sakit bersama Sooyoung yang tak henti-hentinya mengeluarkan airmata .

 

=______________________=

 

Seoul Hospital

Dengan tergesa-gesa Kris dan Sooyoung berlari di koridor rumah sakit dan langsung membaringkannya diruang UGD . Peluh bercucuran didahi keduanya , raut wajah ketakutan terpampang jelas diwajah cantik Sooyoung lengkap dengan sisa airmata yang masih mengalir tanpa mau berhenti .

Setelah mendapatkan pertolongan pertama , kini Taeyeon sudah dipindahkan ke ruang rawat inap dengan infuse ditangannya . Kesadarannya belum pulih .

“Apa Taeyeon bisa sembuh Oppa ?” Tanya Sooyoung pada Siwon yang merupakan kakak kan dungnya dan kebetulan seorang dokter dirumahsakit itu .

“Penyakitnya bertambah parah , Hatinya sudah tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya . Aku tidak tau berapa lama lagi Taeyeon bisa bertahan” jawab Siwon dengan raut wajah menyesal dan meninggalkan ruangan Taeyeon .

Tidak berfungsi ?

 

=____________________=

 

8 Maret 2014

Dua minggu sudah Taeyeon dirawat dirumahsakit , dan dua minggu juga Sooyoung menemaninya dikarenakan Taeyeon memang sudah tidak memiliki siapapun didunia ini .

Ayah dan Ibunya sudah meninggal lima bulan yang lalu , sedangkan Taeyeon adalah anak tunggal . Beruntung Taeyeon memang orang yang berada , jadi selama ini dia masih bisa hidup tanpa perlu dirisaukan oleh masalah keuangan .

“Taeng , besok adalah hari ulang tahunmu . Kau ingin apa ?” Tanya Sooyoung saat sedang duduk disamping ranjang Taeyeon .

“Ucapan selamat” jawab Taeyeon singkat tetap menatap jendela yang diluar sana sedang memperlihatkan langit sore yang cerah .

“Hanya itu ? Hei , itu terlalu sederhana . Aku bisa mengucapkannya berulangkali .” jawab Sooyoung enteng .

“Bukan darimu “ elak Taeyeon .

“Kau tidak mau menerima ucapan selamatku ? Hey Kim Taeyeon ! Kita suah bersahabat lebih dari lima tahun . Setega itukah kau mengatakan hal seperti itu padaku ? Siapa orang yang sangat penting itu sampai-sampai membuatmu mengabaikanku ?” geram Sooyoung .

“Kau tau Young” jawab Taeyeon singkat .

“Siapa ? jangan bermain teka-teki Taeng . Aku sedang malas . Siapa ? Myungsoo ? Sehun ? Chanyeol ? Suho ? Nichkhun ? katakan !” tebak Sooyoung .

“Byun Baekhyun”

Oh , dengan sekuat tenaga Sooyoung menahan mulutnya untuk tidak mengatakan nama terkutuk itu . Tapi apa daya ? Taeyeon sendiri yang sudah menyebutkanya tanpa ragu sedikitpun .

“Baekhyun ? Ucapan selamat ? Bahkan sudah satu tahun kalian tidak berhubungan” jawab Sooyoung kesal .

“hanya itu Young-ah . Maka aku akan pergi dengan tenang” jawab Taeyeon dengan mata yang berkaca-kaca menatap Sooyoung .

“Jangan harap !” desis Sooyoung lalu keluar dari ruangan Taeyeon .

 

=________________________=

 

9 Maret 2014

Hari yang sangat membahagiakan itu akhirnya tiba , sekesal apapun Sooyoung pada Taeyeon yang sampai sekarang tidak bisa melupakan Baekhyun , Taeyeon tetaplah sahabat kesayangannya .

Setelah memberikan kejutan saat Taeyeon baru saja bangun , Sooyoung menetap dikamar Taeyeon dan menata ruangan Taeyeon dengan beberapa accessoris ulangtahun .

“Selamat ulang tahun Taeng .” ujar Sooyoung sambil menyerahkan sebuah kotak kecil yang berisikan kalung yang sangat indah untuk deberikan pada Taeyeon.

“Woooaah , Kyeopta . Gomawo Young-ah” jawab Taeyeon lalu memeluk Sooyoung erat .

“Taeng-ah , aku pergi sebentar ne ? aku ada urusan . Siang nanti aku kau menjengukmu lagi” ujar Sooyoung merasa bersalah harus meninggalkan Taeyeon dihari bahagianya .

“Gwenchana , pergilah . Aku tidak apa-apa” jawab Taeyeon menenangkan .

“benarkah ? aku janji , Siang nanti aku akan kembali . Membawakan hariah utama untukmu” jawab Sooyoung riang lalu memeluk Taeyeon dan segera meninggalkan ruangan Taeyeon .

 

=____________________________=

 

“Apa benar ini alamatnya , Kris ?” Tanya Sooyoung pada Kris yang menyetir disebelahnya .

“Sepertinya iya . Lihatlah , ada tulisannya disana” tunjuk Kris pada papan yang menegaskan bahwa ditempat itu ada seseorang yang sedang mereka cari .

“Baiklah , ayo kita masuk “ ujar Sooyoung keluar dari mobil dan memasuki studio dance tersebut .

 

=____________________________=

 

Dentuman music berpadu dengan liukan badan daru dua namja yang sedang focus pada kegiatan mereka harus berhenti seketika saat dengan lancangnya seseorang mematikan sound yang terpasang diruangan tersebut .

“Siapa itu ?” Tanya Kai geram .

“Lama tidak bertemu , Kim Jongin , Byun Baekhyun” sapa Sooyoung dengan raut yang sulit diartikan .

“Choi Sooyoung ?” Tanya Baekhyun .

“Benar sekali . Ternyata kau masih mengingatku” puji Sooyoung .

“Hei , siapa itu Young ? Mana Luhan ?” Tanya Kai santai .

“Ditelan samudera” jawab Sooyoung ketus .

“Jadi kalian sudah putus ? Woah , pantas aku tidak pernah mendengar namamu disebut-sebut oleh Luhan “ jawab Kai membuat Kris geram .

“Jaga bicaramu !” geram Kris .

“Sudahlah tidak usah diladeni manusia tengik ini . Baekhyun -ah , aku ada perlu sebentar . Bisa kita bicara berdua saja ?” Tanya Sooyoung pas Baekhyun .

“berdua ? baiklah . Kai , kau tunggu disini . Jangan membuat masalah . aku akan berbicara sebentar dengan Sooyoung”

 

=___________________________=

 

“Sekarang hari ulang tahun Taeyeon” ujar Sooyoung tanpa melihat wajah Baekhyun .

“Kau membawaku kesini hanya untuk mengatakan hal yang sangat tidak penting seperti itu ?” Tanya Baekhyun sarkatis .

“Tidak penting katamu ?” Tanya Sooyoung geram dan kini menatap wajah datar Baekhyun .

“Bisakah kau memberitahunya agar berhenti menjadi stalkerku ? Tingkahnya membuatku tidak nyaman “ ujar Baekhyun jengkel .

“kau bilang Taeyeon sedang berulang tahun saat ini ? Sampaikan salamku padanya . Sudahkan ?”

“Kau ! Bisa-bisanya kau mengatakan hal seperti itu ! Apa salahnya menyukai seseorang ?” jawab Sooyoung dengan emosi yang tertahan .

“Aku tidak akan mempermasalahkan hal itu .” ujar Sooyoung mencoba meredam emosinya .

“Aku hanya memintamu untuk mengucapkan selamat ulangtahun secara langsung pada Taeyeon . Setelah itu , aku yakin Taeyeon tidak akan menstalker akun SNSmu lagi”

“Heol . Sangat tidak penting . Aku pergi dulu”

“Hei ! Tung-“

Kriiiiiiing

“Yeobuseyo Kris ?” jawab Sooyoung saat handphonenya berbunyi .

“Taeyeon , Syo . Taeyeon !”

“Ada apa dengan Taeyeon ?” Tanya Sooyoung panic dan mampu menghentika jalan Baekhyun yang penasaran kenapa Sooyoung begitu panic .

“Kita harus kerumahsakit sekarang . Taeyeon kritis !” jawab Kris yang juga panic diseberang sana .

“Kritis ?” jerit Sooyoung membuat Baekhyun terkejut .

‘Sebenarnya ada apa dengan anak itu ?’

“Kau , apa akan tetap tidak mau mengucapkan selamat ulang tahun pada Taeyeon ?” Tanya Sooyoung melihat Baekhyun terpaku didepannya .

“Bahkan disaat kematian sedang menunggunya ?” Tanya Sooyoung sarkatis .

“Aku sudah tidak mempunyai waktu lagi . Taeyeon membutuhkanku . Pilihan ada ditanganmu . Taeyeon dirawat di rumahsakit Seoul kamar nomor 3005 . Aku heran kenapa Taeyeon bisa bertahan selama lima tahun untuk tetap mencintaimu . Mencintai namja pengecut seperti dirimu” ejek Sooyoung yang segera berlalu meninggalkan Baekhyun yang terpaku ditempatnya .

Memang , Baekhyun tidak memiliki perasaan apapun pada Taeyeon. Memang , Baekhyun muak dengan tingkah Taeyeon yang bagaikan penguntit yang senang sekali mengikutinya –sejak SMA- . Tapi Baekhyun tetap menganggap Taeyeon sebagai temannya –walaupun tidak dekat- .

Seharusnya Baekhyun marah , karena Sooyoung menyebutnya sebagai pengecut . Tapi , apa yang dikatakan Sooyoung benar adanya .

Tanpa membuang waktu lagi , Baekhyun segera berlari mengabaikan panggilan Kai yang menyuruhnya untuk berhenti .

 

=_____________________=

Seoul Hospital

“Taeyeon , aku mohon . Bertahanlah ,” isak Sooyoung menggenggam tangan Taeyeon yang kini sedang berusaha diselamatkan oleh para dokter lengkap dengan peralatan pemicu jantung berjaga-jaga jika mendadak jantung Yoona berhenti berdetak .

“Maafkan aku Sooyoung-ah , Biarkan aku pergi . Aku sudah tidak kuat lagi . Ini sangat sakit” keluh Taeyeon dengan nafas tersengal-sengal .

“Bertahanlah , aku belum memberikanmu hadiah utama dihari ulangtahunmu Taeng .” isak Sooyoung semakin keras . Sedangkan Kris dan Siwon hanya menatap iba sepasang sahabat itu . Mereka tidak boleh lemah , sebagai lelaki mereka harus siap siaga menenangkan Sooyoung jika kesedihannya semakin menjadi-jadi .

“Apa itu ? Aku sudah tidak memerlukan apa-apa lagi Young-ah . Aku sudah memiliki segalanya . Yang aku inginkan hanya ucapan selamat dari Baekhyun . Itu saja . Tapi sepertinya sangat mustahil .” jawab Taeyeon lirih .

“Terimakasih untuk selalu berada disampingku . Sekarang kau tidak akan pusing memikirkan tingkah sahabatmu yang menyebalkan ini . Temanmu yang dengan bodohnya mencintai namja selama 5 tahun tanpa adanya balasan . Terimakasih sudah menjadi tumpuanku saat sedih . Terimakasih Young-ah . Saranghae..” ujar Taeyeon yang sedetik kemudian akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya .

Tuhan sudah merencanakan segalanya . Hidup , mati , dan Cinta dari semua umatnya . Takdir memang kejam terus membuat Yoona menderita bahkan hingga akhir hayatnya . Tapi inilah kehendak-Nya . Tidak ada yang bisa merubah atau bahkan mengingkarinya .

Tangis Sooyoung kian memilukan kala Taeyeon menghembuskan nafas terakhirnya . Berkali-kali Sooyoung memanggil-manggil nama Taeyeon dengan wajah yang basah akan airmata .

Sahabatnya kini telah pergi , sahabat yang sudah bertahun-tahun melewati hari dengannya . Sahabat yang akan dengan tempramen yang tinggi dan kadang membuatnya jengkel .

Tapi Taeyeon tetaplah sahabatnya , sahabat yang sangat disayanginya melebihi apapun . Betapa sedihnya Sooyoung sekarang . Meraung-raung seperti orang frustasi . Masih memeluk tubuh Taeyeon yang suhunya kian lama semakin menurun .

Cklek .

Pintu kamar Taeyeon terbuka , menampakkan seseorang yang menjadi penghuni hari Taeyeon selama 5 tahun bahkan hingga akhir hayatnya . Orang yang ucapan selamatnya paling Taeyeon tunggu-tunggu hingga Tuhan memanggilnya .

Tapi kini sudah terlambat , Taeyeon sudah pergi . Meninggalkan Baekhyun dengan semua penyesalannya . Penyesalan yang akan menjadi penyesalan yang sangat besar sepanjang hidupnya .

“Taeyeon -ah” panggil Sehun dengan suara bergetar membuat Sooyoung , Kris dan Siwon mengalihkan pandangannya pada namja berkulit seputih susu tersebut .

“Mau apa kau kemari ? Mau apa ?!!!!!!” teriak Sooyoung pada Baekhyun.

“kau puas ? Bahkan dengan mengucapkan beberapa patah katapun kau tidak mau untuk Taeyeon ? Kau iblis ! Tidak punya hati ! Taeyeon sudah pergi !” Sooyoung berteriak didepan Baekhyun tak terkendali .

Dengan cepat Siwon dan Kris menjaga tubuh Sooyoung agar tak lepas kendali . Sedangkan dengan perlahan Baekhyun mendekatkan dirinya pada tubuh Taeyeon yang sudah tidak bernafas itu .

“Saengil Chukae Kim Taeyeon . Mianhaeyeo” isak Baekhyun menggenggam tangan dingin Taeyeon dan mengecupnya pelan . Berusaha mengalirkan kehangatan yang sama sekali tidak ada gunanya .

Taeyeon kini telah pergi . Tepat dihari ulang tahunnya . Meninggalkan dunia serta teman-teman tercintanya . Menuju ketempat yang lebih baik . Tempat dimana Yoona tidak akan merasakan kesakitan seperti sebelumnya . Tempat dimana Yoona akan merasakan kebahagiaan yang sesungguhnnya . Berkumpul dengan Orangtuanya yang sudah lebih dulu menempati tempat itu . Surga .

 

FIN ~

 

=_________________________=

Ini adalah ff oneshot yang terpanjang yang pernah aku buat . Jadi aku minta maaf jika alurnya membosankan dan terkesan mainstream . Sorry for Typo .

Thank You for reading my FanFiction ! ^^

Jangan lupa dicomment ^^

Advertisements

31 comments on “[FREELANCE] Happy Birthday Kim Taeyeon (Oneshot)

  1. Sedihh bgt thor…. 😦
    Air mata dri td ndak bsa brhnti 😦
    Baekhyun jahat bgt si ma taeyeon..? Dpt bgt feelnya thor. Daebak (y)

  2. hahaha ngekek pas taeng bilang si kai gak lebih putih dari pantat panci wkwkwkwwk….si baekoong pingin aku kentutin rggghhh @.@…..klo di dunia nyata sih kya’a gk mungkin si baek ngabain taeng hohoho….ditunggu ff yg lain tpi jgn sad ending yahh

  3. Yaampun taeng.. di hari kelahirannya enggak taunya itu hari kematiannya juga..
    nama yoona masih terselip .-.

    Updatesoon! Hwaiting!!!^^

  4. Author jahat!!
    Kok buat aku nangis sihh. .
    Sedih.. nyesek. . Dpt feelnya *walaupun typo yoona dan sehun msh brtebaran. .
    Dtunggu ff yg lain yaa thor, FIGHTING!!!

  5. Hwaa~ sedih baca ff author. kasian si Taeng. Baekhyun kok kamu gitu sih ? Jahat. Di tunggu ff nya yg lain. Faighting!

  6. Waktu baca judul tak kira happy end ga taunya sad ending gini baekhyun jahat bgt,, msh banayk typo juga… Nyesek bgt alurnyaa ikut2an nangis bareng soo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s