Look At Me ! (chapter 6 )

look-at-me

Title : Look at me !

Author : irsaliwayahoo

Genre : Romance, school life, sad (maybe),

Main cast : Kim taeyeon(SNSD) , Xi luhan (EXO-M), Im yoona (SNSD)

Other cast : Oh sehun(EXO-K), byun baekhyun(EXO-K), tiffany hwang(SNSD)

Rating : T

Lenght : chaptered

Disclaimer : ff ini murni dari pemikiran saya. Kalau ada kesamaan cerita itu adalah hal yg tidak disegaja ^^

Author’s note : ANYEONG !! *teriak pakai toa* makasih yg udah koment di chap sebelum nya. Ya udah, dari pada banyak cingcong , happy reading aja yah ^^

Preview : Chapter 1 , Chapter 2  , Chapter 3 , Chapter 4 , Chapter 5

‘’ Jeongmal mianhe oppa, aku menyesal meninggalkan mu ‘’

Yeoja yang bernama yoona itu terus bersikap bahwa ia sedang menyesali perbuatan di masa lalu nya. Taeyeon yang mendengar yeoja itu terus meminta maaf mempunyai pikiran sendiri. Menurut nya dia lah yeoja yang di ceritakan luhan waktu di perpustakaan tempo hari.

‘’ Kenapa kau ada di seoul, bukan nya kau sedang di new york bersama ‘pacar’ baru mu ‘’

Luhan menekan kata ‘pacar` kepada yoona. Nada bicara nya sangat lah berbeda dengan nada bicara sehari hari nya yang lebih terdengar lembut, tapi kali ini berbeda, nada bicara nya lebih terdengar dingin dan berkesan tajam

‘’ Aku meninggalkan nya oppa. Aku menyadari hanya oppa yang aku cintai. Ayo kita ulang semua nya dari awal oppa. Aku mohon ‘’

Yoona terus memohon kepada luhan, agar luhan mau memberi nya kesempatan kedua bagi nya. Sementara luhan ? ia kini hanya bisa terpaku di tempat, tak tau harus menjawab hal apa lagi pada yeoja di hadapan nya. sementara di belakang nya masih ada taeyeon, Ia sempat melihat taeyeon yang berada di belakang nya.Dan terlihat lah taeyeon yang terus menunduk kan kepala nya, seperti tak ingin melihat kejadian yang ada di depan nya. sekarang perasaan luhan kembali merasa bersalah.

‘’ Oppa~ ‘’

‘’Oppa, aku mohon. Ayo kita ulang semua nya dari awal, aku tau oppa masih mencintai ku. Begitu pula aku. Aku mohon oppa ‘’ Sambung yoona yang merasa luhan sama sekali tak menggubris omongan nya.

‘’ Aku mau… ‘’

DEG

Kini kristal bening itu keluar dari persembunyian nya. Ya, taeyeon menangis mendengar sesuatu yang menurut nya sangat menyakitkan . Kepala nya tertunduk,bahkan ia terus memegang dada nya yang terasa sesak, ia mencoba menahan isakan nya agar tak keluar. Sakit!

‘’ Tapi ak – ‘’

Belum luhan melanjutkan pembicaraan nya, taeyeon terlebih dahulu memotong nya. ia hanya tak sanggup untuk mendengar suara luhan yang nanti nya akan lebih menyakit kan untuk nya.

‘’ Maaf mengganggu hubungan kalian. Aku hanya ingin berpamitan dahulu. sunbae aku pamit pulang dulu, dan eonni aku juga pamit. Dan semoga hubungan kalian setelah ini baik baik saja. Anyeong :’) ‘’

Setelah mengatakan itu, taeyeon segera meninggalkan tempat yang menurut nya sangat menyakitkan. Bahkan ia tak memperdulikan teriakan luhan yang terus memanggil nya.

‘’TAEYEON-AH !! ‘’

Ia terus berjalan menembus dingin di seoul, ia membiarkan tubuh nya kedinginan untuk sementara ini. Tangan nya masih tetap memegang dada nya yang ‘ masih ‘ terasa sesak sedari tadi. Mungkin sekarang di malam yang dingin dan sepi hanya akan terdengar isak tangis dari yeoja mungil ini. Ia tak perduli jika nanti ada yang menganggap nya hantu yang sedang menangis. Bahkan tadi ia sempat berbohong pada yoona dan mengatakan seakan akan luhan adalah sunbae nya. Tapi pada kenyataan nya, bukan.

‘’ Hiks.. Sakit! Ini sangat sakit. Aku membencimu !! Hiks.. ‘’

Mata indah nya terlihat membengkak karena sedari tadi ia hanya bisa menangis, bahkan bibir nya terlihat pucat pasi.

BYURR !! (?)

Hujan. Lengkap sudah penderitaan nya malam ini, tubuhnya kedinginan dan sekarang basah karena terkena hujan , tapi itu semua tak sebanding dengan sakit yang menjalar di hati nya. ia tak memperdulikan tubuh nya yang terus menggigil kedinginan.

Bahkan kini jalan nya terlihat sempoyongan, bibir nya bergetar hebat sambil terus ter isak. Mungkin sekarang ia akan terbaring lemah di jalan aspal yang juga basah akibat hujan yang terlihat semakin deras membanjiri kora seoul. Tapi beruntung, badan nya tak bnar benar terbaring di jalan aspal yang dingin itu, karena seorang namja kini terlihat menahan badan taeyeon yang akan pingsan, ter sirat kekhawatiran di wajah namja ini.

‘’ TAEYEON-SSI ! Gwenchana, aku akan mengantar mu pulang. ‘’

Namja itu berucap dengan nada sedikit berteriak di tengah hujan yang lebat. Sementara taeyeon, samar samar mata nya melihat namja yang terlihat sedang tersusah payah membopng nya ke mobil nya yang terlalu jauh dari

TKP (?)

‘’Se..sehun ‘’

Itulah kalimat terakhir yang diucapkan taeyeon sebelum iabenar benar tak sadarkan diri. Sehun . ya, sehun lah yang saat ini menolong taeyeon.
Ia segera membuka pintu mobil nya , dan dengan susah payah ia segera meletakkan taeyeon di bangku jok kursi mobil nya yang berada di sebelah bangku jok bagian supir. Melihat taeyeon yang pucat, ia semakin khawatir ia pun segera masuk ke dalam mobil nya, dan menjalankan kembali mobil nya.

SEHUN POV

Aku benar benar bosan di rumah, entah pergi kemana semua orang di rumah ini. Aku tak mau mati kebosanan di sini, lebih aku berjalan jalan sebentardengan mobil ku, yah, mungkin iu sedikit lebih baik.

~

Cukup lama aku berkeliling tak jelas dengan mobil ku.Ntah lah, aku tak punya tujuan untuk pergi kemana malam ini. Lebih baik aku pulang, lagi pula sebentar lagi hujan.

BYURR !! (?)

Dugaan ku benar, kini hujan benar benar telah keluar dari persembunyian nya. tapi tunggu dulu! Siapa yeoja itu ? apa dia tak tau ini sedang hujan, deras pula. Apa ia tak kedinginan ? kenapa aku sekhawatir ini dengan orang yang baru aku temui. Ku dekati dia dengan mobil ku secara perlahan, semakin dekat, kulihat pundak nya terus berguncang seperti orang yang menangis sesenggukan.
Tunggu ! aku kenal rambut coklat lurus ini. Apa jangan jangan dia taeyeon. Tapi tidak mungkin taeyeon ada di luar tengah berhujan hujanan. Sekarang yang kulihat jalan nya semakin sempoyongan, apa ia akan pingsan ? buru buru aku keluar dari mobil merelakan tubuh ku terkena hujan, saat benar benar ia akan tergeletak di jalan aspal ini, aku lebih dulu menahan badan nya.Mata ku terbelalak kaget melihat yeoja ini,dan dugaan ku benar. Ini taeyeon !

‘’ TAEYEON-SSI ! Gwenchana, aku akan mengantar mu pulang. ‘’

Aku benar benr khawatir melihat keadaan taeyeon seperti ini,mata nya bengkak seperi orang yang habis menangis. Bibir nya bergetar hebat, kenapa dia ini ?

‘’Se..sehun ‘’

Dalam keadaan seperti ini,dia masih berbicara. Ahh sudahlah lebih baik aku segera mengantar kan nya pulang. Aku tak sanggup melihat keadaan nya seperti ini.

~

~

~

Tok tok tok (?)

Aku berusaha mengetuk pintu rumah taeyeon, berharap ada yang membuka kan pintu. Aku sudah 5 kali mengetuk tapi tidak ada satupun orang yang membuka pintu ini.

Tok tok tok

‘’ eonni! Dari mana saja ? ‘’

Kudengar suara hayeon dari dalam rumah dan akhirnya terbuka lah pintu ini.aku menarik nafas lega. Tapi saat hayeon keluar ia terkejut melihat ku yang kini sedang menggendong taeyeon dalam keadaan tak sadarkan diri dan juga basah kuyup.

‘’ EONNI ! ‘’

Sama hal nya dengan ku, hayeon juga terlihat sangat khawatir. Bahkan pandangan nya tak lepas dari taeyeon.

‘’ Oppa ! eonni kenapa ?! ‘’ tanya nya tak sabaran
‘’ Akan ku ceritakan jika kau menyuruh ku masuk dulu, taeyeon benar benar kedinginan saat ini ‘’
Jawab ku sambil melirik ke arah taeyeon yang masih terlihat pucat

‘’ A..arraseo, masuk dulu oppa !’’
Aku yang di persilah kan masuk dengan segera membopong taeyeon ke kamar nya. Aku lupa, aku tak tau di mana kamar nya. lebih baik aku tanyakan ke hayeon

‘’ hayeon-ah, di mana kamar taeyeon ? ‘’ tanya ku yang berhenti di depan anak tangga ini

‘’ Di atas, yang itu oppa ‘’ tunjuk nya ke arah pintu yang bewarna ungu, dan seperti nya memang itu lah kamar taeyeon.
Tanpa pikir panjang aku pun segera menaiki satu persatu anak tangga ini. Setelah sampai di depan pintu nya, aku segera membukapintu ini dengan kasar. Aku tak peduli punggung ku yang terasa pegal, pikiran ku di penuhi tentang keadaan taeyeon sekarang. Aku pun membaring kan taeyeon di ranjang nya dengan nyaman.

‘’ Oppa keluar lah dulu, aku akan mengganti baju eonni dulu ‘’
Tanpa menjawab,aku pun keluar dari kamar taeyeon. Aku akan menunggu di depan kamar nya.

~

Selang beberapa menit, kulihat hayeon keluar dengan membawa handuk tebal di tangan nya.

‘’Oppa, keringkan lah dulu badan mu yang basah itu ‘’

Aku membalas nya dengan senyum sebisa nya lalu mengambil handuk itu. Jujur aku memang kedinginan sekarang. Tiba tiba aku kembali teringat dengan taeyeon,

‘’ Apa aku boleh melihat keadaan taeyeon ? ‘’

‘’ Tentu. Tapi apa oppa tidak ingin pulang, hujan semakin deras ‘’
‘’ Nanti saja, aku mau melihat keadaan nya dulu. ‘’ jawab ku sambil tersenyum setulus mungkin

‘’ Arraseo. Aku bikin kan susu hangat dulu ‘’ ucap hayeon lalu segera turun ke lantai bawah,

Dengan handuk yang masih aku sampirkan di belakang punggung ku aku melangkah masuk ke kamar nya, dan terlihat lah taeyeon yang terbaring lemah di ranjang nya dengan selimut yang menutupi semua tubuh nya.
Aku duduk di tepi ranjang nya dan tak melepas pandangan ku pada nya. otak ku kembali menerka nerka kenapa taeyeon rela berhujan hujanan seperti tadi. Apa ia tadi menangis, aku benar benar harus tau !

‘’ Oppa, ini susu di minumlah dulu. ‘’ Tiba tiba hayeon datang dengan membawa satu gelas susu di tangan nya.

‘’ Kau tak perlu repot repot hayeon. ‘’ jawab ku masih engan senyum yang setulus mungkin

‘’ Aniya, ini masih tak sebanding dengan cara oppa menyelamatkan eonni tersayang ku . aku sungguh berterimakasih ‘’

Jawab hayeon yang melirik ke arah taeyeon, tatapan nya terlihat sendu, seperti ingin menangis melihat keadaan eonni nya itu. Ia pun kembali menatap ku dan memberikan segelas susu itu pada ku. Aku pun menerimanya masih sambil tersenyum

‘’ Gomawo ‘’ ucap ku

‘’ Ngomong ngomong di mana kedua orang tua mu? Aku tak meliht mereka dari tadi ‘’ sambung sehun yang mencoba mencairkan suasana

‘’ Eomma dan appa masih belum pulang dari tempat kerja nya. ‘’ jawab hayeon, tanda mnegerti aku pun mengangguk kan kepala.

‘’ Oppa masih belum ingin pulang ? ‘’sambung hayeon lagi. Aku menjawab hanya dengan anggukan

‘’ Lebih baik oppa pulang. Ini sudah malam, bukan kah besok kita sekolah. Keadaan oppa juga sedang tidak baik ‘’

‘’ Hem, baiklah. Aku pulang dulu, tolong jaga kan taeyeon ‘’ jawab ku yang kemudian berdiri dan tersenyum ramah ke arah hayeon.

‘’ Pasti ! ‘’ ucap hayeon mantap. Aku kembali tersenyum dan keudian mengelus kepala nya lembut.

‘’ Aku pamit ne, ‘’

sambung ku yang kemudian melangkah keluar dari kamar taeyeon.sesekali aku menoleh kebelakang untuk melihat keadaan taeyeon. Aku menghela nafas lega melihat nya yang lebih baik dari keadaan tadi saat dia pingsan.

‘’ Aku antar oppa sampai ke depan pintu ne ‘’ ucap hayeon yang tiba tiba berada di belakang ku
‘’ Tidak perlu, kau jaga saja taeyeon ne. Anyeong ^^ ‘’
Setelah berpamitan, aku kebali berjalan keluar. Dan bermaksud untuk pulang ke rumah ku sendiri.

~
~
~
~

AUTHOR POV

~Morning..

Taeyeon mengerjapkan ngerjap kan mata nya berusaha menyesuaikan cahaya yang datang di cela kamar nya. Pusing ! hal itu lh yang di rasakan pertama saat dia bangun dari alam tidur nya.

‘’ Kenapa aku di sini? ‘’

Guman taeyeon sesekali meneliti kamar nya, ia juga melihat piyama yang sedang ia gunakan di tubuh nya,Ia juga bingung, siapa yang mengganti kan pakaian nya. ia segera bangkit dari posisi berbaring menjadi duduk di atas ranjang nya sendiri.

‘’ Eonni kau sudah bangun. Bagaimana keadaan mu ? sudah lebih baik ? ‘’ tanya hayeon yang tiba tiba datang dan menghampiri taeyeon di ranjang nya.

‘’ Aku baik baik saja . tapi siapa yang mnegantar ku pulang dan menggantikan pakaian ku ? ‘’ tanya taeyeon bingung

‘’ Sehun oppa ‘’ jawab hayeon santai

‘’ MWO!! Dia yang mengganti pakaian ku ?! ‘’ jawab tayeon terkejut

‘’ Tenang lah eonni. Yang mengganti pakaian mu aku, yang menantarmu pulang sehun oppa ‘’

Ucap hayeon yang berusaha menenang kan eonni nya itu. Taeyeon menghela nafas lega mendengar nya.

‘’ Eonni sebenar nya kau kenapa semalam. Kenpa eonni hujan hujanan dan kenapa mata eonni bengkak seperti habis menangis ? apa eonni tau sehun oppa juga basah kuyup saat mengantar mu pulang ‘’
Tanya hayeon panjang lebar,ia benar benar ingin tau apa yang terjadi pada eonni satu satu nya itu.

DEG..

Memori taeyeon berusaha mengingat kejadian semalam. Yah, dia ingat malam itu dia menangisi luhan, dan berjalan pulang sendirian sambil menangis dan malam itu pula dia terkena hujan. Hati nya kembali sakit ! mata nya memanas, ia ingin menangis lagi.

‘’ Ya sudah kalau eonni tak mau menceritakan nya, aku mandi dulu ne ‘’

Sambung hayeon lalu segera berlalu pergi dari kamar taeyeon. Taeyeon yang menyadari hayeon sudah pergi, mencoba menahan cairan bening itu agar tak keluar dari mata indah nya, namun nihil, kristal bening itu tak bisa bersembunyi lagi, bahkan kini sudah membasahi pipi nya.

Ia kembali memegangi dada nya yang kembali terasa sesak. Sakit ,benar benar sakit ! Hingga isakan itu keluar dari mulut nya.
Hiks..hiks..

‘’ Eonni hari ini sekolah atau tidak ? ‘’

Tiba tiba saja hayeon kembali masuk kemar taeyeon, tetapi semburatdi wajah nya berubah menjadi khawatir saat menyadari taeyeon yang sedang menagis dalam diam.

‘’ Eo..eonni. gwenchanayo ? eonni kenapa ? ‘’

Namun taeyeon sama sekali tak menggubris pertanyaan dari adik nya itu. Ia terus menunduk kan kepalan nya, dan masih memegang dada nya. hayeon yang melihat nya merasa iba. Walau pun dia tak tau hal apa yang telah membuat taeyeon menangis, tapi dia merasakan nya, bahkan sekarang ia ingin ikut menangis.

‘’ E..eonni, tenangkan dirimu ‘’ sambung hayeon sedih, sedetik kemudian ia segera memeluk eonni tersayang nya itu yang makin menangis keras di pelukan hayeon. Dan hayeon terus mengelus punggung taeyeon mencoba menenang kan nya.

‘’ Siapa yang membuat mu menangis seperti ini. Biar aku beri pelajaran pada nya ‘’ ucap hayeon di sela pelukan nya, namun taeyeon hanya menggeleng lalu melepaskan pelukan hangat nya bersama sang adik.

‘’ Sudahlah. Lalgi pula eonni saja yang terlalu cengeng, ‘’ jawab taeyeon sambil tersenyum pahit yang makin membuat hayeon iba melihat nya.

‘’ Oh iya, bukan nya tadi kau bilang mau mandi, lebih baik sekarang kau mandi nanti kita terlambat ‘’ sambung taeyeon yang segera mengusap sisa air mata nya yang masih menempel di kedua pipi nya.

‘’ Ne, tapi eonni hari ini kan kita class meeting. Dan lebih baik eonni tak usah masuk dulu, aku akan mengizinkan eonni ke sehun oppa ‘’ jawab hayeon yang melihat kondisi taeyeon yang tak memungkin kan unuk pergi ke sekolah.

‘’ Gwenchana hayeon. Aku baik baik saja, ‘’ jawab taeyeon lalu tersenyum tulus, hayeon yang merasa tak punya pilihan lain hanya mengangguk pasrah.

‘’ Kau mandi lah dulu, ‘’

Hayeon pun mengangguk dan segera keluar dari kamar taeyeon untuk segera mandi.Taeyeon yang melihat punggung hayeon menjauh segera memudarkan senyum nya dan kembali teringat kejadian semalam.

‘’ Sudahlah taeng. Kau pasti bisa melupakan nya. pasti ! ‘’ gumam nya berusaha menyemangati diri nya sendiri.

‘’ Astaga, aku belum memilih lagu untuk aku menyanyi nanti ‘’ ia menepuk jidat sendiri, lalu segera mengambil ponsel nya, dan berusaha mencari lagu yang cocok untuk dia nyanyikan nanti.

‘ And one ‘ mata nya berhenti di lagu yang berjudul ‘and one ‘ itu, ia kembali teringat dengan luhan, karena lirik nya yang bisa mengingat kan nya dengan namja bermarga Xi itu.

‘’ Aku akan menyanyikan ini ‘’

TBC…
Haloha readers, *tebar bunga
Gimana lanjutan nya ? makin jelek ? makin gaje ? atau makin negbosanin ?
Maaf ya kalau lanjutan nya nggak terlalu bagus 😦 tapi tetap harus niggalin jejak ne ^^
Nggak ninggalin jejak dosa 😛 🙂

Gomawo ^^

Advertisements

56 comments on “Look At Me ! (chapter 6 )

  1. Pingback: Look At Me ! (Chap 7) END | All The Stories Is Taeyeon's

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s