[FREELANCE] ONE MORE TIME

one more time

Title : One More Time | Author : Kumiko-anna
Genre : Romance, Friendship, sad
rating : Teen
Cast : Kim taeyeon & Xi Luhan
Lenght : Oneshoot

hii//anyeonghaseo~

masih inget author elisalysa? ituloh yang suka ngadet ff -,- hehe~  hari ini aku bawa ff baru, tepat dimalem lebaran 😀 hoho, mian kalo banyak typo di FF ini, maklum aku disambi/? ngedit-edit di Ps.  oya! ini FF oneshoot supaya aku ga nambah dosa

udah ya^^ JANGAN JADI SILENT READER PLEASE~

BACKSONG-KIM HYUN JOONG*ONE MORE TIME

STORY

-ONE MORE TIME-

“Kim taeyeon!”

Seorang pria dengan suara lantang terlihat mendengus pelan saat merasa suara panggilannya tidak diindahkan oleh gadis berkuncir kuda itu. alhasil ia tidak mempunyai cara lain kecuali berjalan mendekatinya.

“ye? Waeyeo luhan-ah?” gadis itu berujar kaget saat pria bernama luhan itu tiba-tiba saja mendekatkan wajah padanya. Jarak mereka sudah sangat dekat seakan pria itu akan menciumnya.

Luhan mendesis pelan “ya!” kesalnya lalu menyentil pelan dahi gadis itu kemudian iapun membenarkan posisinya menjadi seperti semula. Sedangkan gadis itu hanya mengerucutkan bibir sembari mengusap-usap dahinya.

Ia mendesis “cha! Mengapa kau menyentilku tuan xi?!” umpatnya setengah berdecak kesal

Luhan menatap garang gadis itu seolah-olah ingin memakannya “siapa yang menyuruhmyu tidak menolehkan wajah ketika aku memanggilmu? YA! aku bossmu!” pekiknya kesal

Gadis itu hanya diam menatap chanyeol dengan ekspresi heran, lalu detik selanjutnya iapun meledakkan tawanya kencang dan membuat pria didepannya ini mendecakkan lidahnya kesal.

“apanya yang lucu?” umpat luhan dalam hati

“hei~ hei.. wajahmu terlihat masam haha..” gadis itu masih saja tertawa lepas melihat wajah luhan yang seperti kertas lipat.

Luhan mencibir gadis bernama kim taeyeon itu dalam diam, sebelum ia berucap “ya! ini saatnya kau pulang” gumamnya kesal

Taeyeon menghentikan tawanya, gadis itupun segera melihat arloji yang terdapat di pergelangannya “ah arraseo, gomawo sudah mengingatkan. Aku akan membereskan ini dulu lalu pulang” ia tersenyum tipis pada luhan sebelum berlalu untuk membenahi perlatan kebersihannya.

Ditempatnya, luhan hanya bisa mendesis kesal “ya, bagaimana aku mempunyai teman seperti itu?” sungutnya dalam hati.

***
Taeyeon melangkahkan kakinya keluar dari restoran tempatnya biasa bekerja. Dibelakangnya, luhan juga terlihat mengekori langkah taeyeon.

Suasana diantara mereka benar-benar hening. Dan jika saja bukan suara sepatu yang menapak, mungkin saja suasana mereka benar-benar terlihat mati.

Tetapi, tiba-tiba saja taeyeon menghentikan langkahnya, gadis itu kemudian menolehkan arah pandangan pada luhan yang juga tengah menghentikan langkah mengikuti taeyeon.

Terlihat kerutan pada kening pria itu “mengapa kau berhenti?” tanya luhan pelan

Taeyeon tersenyum cerah melihat luhan, lalu detik selanjutnya ia telah berlari merangkul lengan luhan. “tidak ada salahnya aku berjalan beriringan dengan sahabatku” ucapnya senang

Luhan yang melihat itu hanya bisa tersenyum tipis “kajja kita pulang” balas luhan seraya membiarkan lengannya dirangkul oleh taeyeon.

Melihat reaksi luhan, taeyeon hanya bisa tersenyum simpul. Keduanya kini berjalan menembus kegelapan malam dengan posisi seperti itu.

****

-Two week leter-

Seperti hari-hari sebelumnya, taeyeon terlihat mengeluarkan sebuah sepeda dari garasi rumah. Memang beberapa hari ini ada yang aneh pada luhan, pria itu kini tidak pernah ingin pulang bersama dengannya lagi, setiap harinya pun ia hanya melihat ponsel ketimbang berbincang-bincang dengan dirinya. Alhasil, sekarang ia yang harus mengalah untuk membawa sepeda.

Sesaat, ia merindukan kebersamaannya dengan luhan. merangkul lengan luhan tiap mereka pulang sehabis bekerja. Tidak seperti sekarang, luhan terlihat sangat tidak memperdulikannya. tidak! Jangankan memperdulikan, menatap wajahnya saja sekarang tidak. Jadi apa ia merindukan luhan?

Taeyeon tetap mengkayuh satu persatu pedal sembari melihat-lihat pemandangan sekitar. tetapi, pada akhirnya. Pandangannya terfokus pada sebuah mobil didepan rumah sabahatnya. Luhan.

Benar-benar tidak seperti biasanya, luhan tidak pernah mengeluarkan mobil terkecuali saat ia tengah melakukan sesuatu yang penting. Tetapi kini yang dilihatnya luhan bahkan dengan santai mengeluarkan mobil. “Apa yang terjadi? Luhan benar-benar aneh belakangan ini” ujarnya dalam hati.

Tak mau terlarut dalam kebingungan, taeyeon akhirnya kembali memfokuskan pandangannya pada jalan yang terdapat didepan. Gadis itu menduga pasti luhan akan menjawab pertanyaan yang ada dibenaknya.

****
Taeyeon perlahan memarkirkan sepeda mungilnya di tempat pemarkiran sepeda. Peluh keringatnya sudah menetes membasahi dahi dan juga tubuhnya. Maklumi saja, ia bahkan sudah menempuh jarak dua kilometer menggunakan sepedanya.

Baru saja taeyeon akan berjalan memasuki restoran, pandangannya justru melihat luhan tengah menggandeng seorang gadis berambut panjang dan bertubuh ramping memasuki restoran. Taeyeon tidak mengetahui perasaan apa yang menyelimuti hatinya, tetapi rasanya sangat sakit dan panas.

Gadis itu menggeleng-gelengkan kepalanya dengan arti ia menolak perasaan yang kini menyelimuti hatinya. “tidak, aku tidak mungkin cemburu.. aniya kim taeyeon! Perasaan ini tidak boleh terjadi” ucapnya berulang-ulang dalam hati.

Taeyeon menghela nafasnya pelan, “figthing taeyeon!” ucapnya berusaha menyemangati dirinya sendiri.

***
Taeyeon benar-benar meraskaan kejanggalan dalam hatinya ketika melihat luhan dan perempuan itu semakin mesra. Bahkan ia sudah meminum beberapa gelas air putih untuk meredakan api yang tengah membara dalam hatinya.

“Taeyeon!”

Luhan terdengar memanggil namanya. Jujur saja untu berjalan kearah luhan ia sedikit malas, atau bisa dibilang ia sungkan untuk melihat kedua orang itu bersatu. Tetapi walaupun gadis itu tidak senang, ia tetap berjalan mendekati luhan.

“ye? Tuan xi? Waegurae?” tanya taeyeon disertai senyuman yang palsu tentunya

Beruntung, luhan tidak terlalu memperhatikan itu. ia justru dengan ringan menyuruh taeyeon istirahat untuk sementara dan mempersilahkan taeyeon untuk duduk pada sebuah kursi didepannya.

Taeyeon ingin menolak, tetapi melihat ekspresi luhan yang sangat memohon. Gadis itu akhirnya mengiyakan ucapan luhan. iapun duduk dengan manis dikursi itu.

Luhan tersenyum simpul melihatnya. Lalu iapun mengeratkan pelukannya pada pinggang gadis itu sembari saling bertatapan

Mereka tersenyum dan mengangguk

“taeyeon.. aku ingin memperkenalkan ‘gadisku’ seo Joo hyun” katanya lalu menatap seohyun dalam.

Taeyeon yang melihat itu hanya bisa mematung, sebenarnya ia sudah tahu luhan sudah berpacaran dengan gadis bernama seohyun itu. namun ia tidak pernah membayangkan sedetikpun saat luhan mengungkapkan hubungan itu didepannya.

Luhan merasakan ada yang tidak beres dengan taeyeon, pria itupu mencoba menyadarkan taeyeon dari lamunannya. Dan berhasil, taeyeon mengkerjap-kerjapkan matanya lalu kembali melihat luhan.

Gadis itu tersenyum manis “ah jinjja? Ternyata ada gadis yang mau dengan pria semenyebalkan kau! chukkaeyeo~ dan jagalah yeojachingumu itu LUHAN!!” ucap taeyeon seraya menunjuk wajah luhan.

Pasangan itu terkekeh melihat taeyeon, mereka sepertinya terlalu polos untuk melihat kesedihan dibalik senyuman indahnya, “ghamsahamnida eonni^^ luhan oppa sudah bercerita banyak tentangmu, terimakasih sudah menemani oppa sebelum aku” ucapnya sedikit membungkuk walaupun dalam keadaan duduk.

Taeyeon tersenyum “ye, itu tidak masalah luhan adalah sahabatku sejak sekolah dasar, dan aku baru mengetahui ada gadis yang bersedia menjadi pacarnya” kekeh taeyeon

Luhan yang melihatnya hanya bisa mendelik kesal “berhenti membuka aibku kim taeyeon!” kesalnya

Taeyeon hanya bisa terkekeh, lalu iapun melihat arlojinya “umm.. luhan-ah, bolehkah aku bekerja setengah hari untuk hari ini? sejak tadi pagi rasanya tubuhku tidak enak” ucap taeyeon sembari menatap luhan memohon

Luhan tiba-tiba saja merubah ekspresinya menjadi khawatir “ah jinjja? Seharusnya kau tidak perlu memaksakan diri untuk bekerja” ujarnya

Taeyeon hanya menggeleng “tidak apa, ini hanya flu saja. lagipula jika aku tidak masuk maka aku juga tidak melihat pacarmu bukan?” taeyeon sedikit memberikan lelucon saat melihat raut wajah khawatir luhan.

Mendengar penuturan taeyeon, luhan akhirnya mengangguk setuju “ye, jangan bekerja sampai kau benar-benar sehat. Seohyun juga akan membantuku, jadi kau bisa beristirahat ^^” ucapnya lalu kembali menatap seohyun.

Taeyeon merasakan matanya memanas mendengar itu, namun ia berusaha kuat menahannya “ne.. aku pergi dulu. Jaga seohyun! Awas kau jika berani menyentuhnya sedikitpun” ancam taeyeon dengan menunjuk wajah luhan.

Luhan hanya mengangguk “tanpa kau suruhpun aku akan menjaga seohyun sepenuh hati” ucapnya bangga “dan jangan lupa! Carilah pasangan agar kau tidak iri padaku” ucap luhan

Tayeon hanya bisa tersenyum simpul “arrata, aku pulang bye~” ujaran taeyeon yang terakhir sebelum ia berlalu pergi menuju sepedanya.

***
Ternyata, taeyeon tidak benar-benar pulang ke Rumahnya. Gadis itu tiba-tiba saja membelokkan sepedanya pada taman yang berada didekat lingkungan rumahnya. Iapun segera memarkirkan sepedanya dan berjalan menuju tempat duduk yang berada didepan air mancur.

Tangannya terangkat menutupi seluruh wajahnya, lalu beberapa waktu kemudian sudah terdengar iskan-isakan kecil dari dalam telapak tangannya itu.

Taeyeon tak menyadari seorang pria tengah berjalan dan menduduki tempat kosong disebelahnya. Ia sudah terlalu asyik dengan kesedihan di hatinya.

Pria itu berdehem untuk menyadarkan taeyeon dari kesedihan. Dan benar saja, gadis itu segera menghapus sisa air matanya dan menatap pria itu aneh.

“nugu?” tanya taeyeon masih dengan suaranya yang parau

Pria itu menolehkan pandangannya pada taeyeon, kemudian ia tersenyum “oh sehun imnida” katanya memperkenalkan diri

Taeyeon membalas senyuman itu “kim taeyeon imnida” ucapnya sesegukan

Pria bernama sehun itu kemudian tersenyum “menangis karena temanmu itu sudah mempunyai pacar? Maksudku teman yang kau cintai” ucapnya dengan nada menyindir

Taeyeon mengerucutkan bibirnya kesal “tau apa kau?” umpatnya sembari memandangi pemandangan air mancur didepannya.

Pria bernama sehun itu juga melakukan hal yang sama dengan taeyeon. Melihat apiknya air mancur yang bergantian memuncratkan air.

“sudah cukup tahu karena aku terus memperhatikanmu” ujarannya untuk kali ini berhasil membuat taeyeon memandang kearah dirinya.

“mwo?” ujar taeyeon masih dengan tatapan herannya

Sehun memandang taeyeon “ne, aku memang memperhatikanmu sejak kepindahanku didepan rumahmu, apa kau tidak mengetahui?” tanya sehun dengan nada yang kesal

Taeyeon yang memang tidak mengetahui hanya mengangguk polos, “benar, aku memang tidak tahu” balasnya ringan

Sehun hanya bisa mendecakkan lidahnya kesal “benar-benar kau ini” umpatnya

Entah mengapa, taeyeon tertawa melihat ekspresi sehun, ia merasa sehun benar-benar sangat pantas dijadikan teman. Ia sangat pandai menghibur.

Sehun menatap taeyeon dalam “kau tertawa?” tanyanya seolah tak percaya

Taeyeon menghentikan tawanya dan memandang sehun kesal “ya! mwoya? Kau benar-benar!” ujar taeyeon lalu segera memukul lengan sehun pelan

Sehun juga melebarkan senyumnya, pria itupun mengacak-acak rambut taeyeon lembut “aa kyeopta” ujarnya dalam hati

Taeyeon menatap sebal sehun “kau merusak tatanan rambutku oh sehun” taeyeon berujar seraya membenarkan tatanan rambutnya kembali

Sehun terkekeh “apa kau sudah menganggapku teman? Bahkan pada akhiran namaku sudah tidak ada embel-embel ssi” ucapnya beriringan dengan tawa.

Taeyeon menatap kesal sehun “YAA OH SEHUN!!”

****
luhan terlihat tengah memarkirkan mobil di garasi. matanya menerawang kearah rumah taeyeon yang berada tepat dua rumah disebelahnya. “masih terlihat gelap, kupikir jika ia sudah pulang tidak mungkin taeyeon lupa menyalakan lampu” ujar luhan.

baru saja luhan akan mendatangi rumah taeyeon untuk menanyakan kondisinya, tiba-tiba saja ia dikejutkan dengan kehadiran taeyeon dan juga seorang pria yang entah ia juga tidak mengenalnya.

Manik matanya tidak bisa lepas dari pasangan itu, melihat taeyeon yang menuntun sepedanya dan pria asing itu berjalan beriringan dengannya. Luhan merasa tangannya mengepal keras saat melihat pria itu mencium pipi kanan taeyeon sebelum beranjak pulang.

Dan yang lebih membuat luhan geram, ia melihat reaksi taeyeon yang hanya meneriaki nama pria itu, dan tidak menamparnya. Tunggu! Apa yang terjadi dengannya? Ia seperti melihat kekasihnya selingkuh saja -.-

Tak mau taeyeon mengetahui keberadaanya, luhan sesegera mungkin memasuki kembali rumahnya. Hari ini benar-benar aneh dan ia bingung dengan perasaanya.

***
Sudah berjalan kurang lebih tiga minggu setelah kejadian itu, taeyeon terlihat semakin dekat dengan sehun, bahkan sekarang giliran dirinya yang mengabaikan luhan dan lebih mementingkan ponselnya. Gadis itu seakan tidak perduli dengan kemesraan luhan dengan seohyun, bahkan saat seohyun menyuapi luhan, taeyeon hanya menatapnya sekilas lalu kembali dengan ponselnya.

Luhan semakin merasa heran ketika melihat taeyeon sangat waktu pulang datang. Akhirnya ia berinisiatif hari ini ia harus mengetahui mengapa taeyeon sangat menginginkan waktu restoran tutup.

“luhan-ah, aku pulang dulu” taeyeon berujar keras sebelum ia keluar dari restoran.

“ne, berhati-hatilah” balas luhan walaupun pada dasarnya teriakan itu hanya sia-sia karena taeyeon sudah pergi sebelum luhan sempat membalas ucapannya.

Luhan akhirnya menjalankan rencana yang sejak kemarin disusunnya, setelah taeyeon berjalan pergi, pria itu sesegera mungkin menutup restoran dan berlari menyul taeyeon. ia benar-benar penasaran dengan taeyeon. Bahkan ia meminta izin seohyun agar tidak mengantarnya pulang hari ini.

Luhan bersembunyi dibalik sebuah dinding saat melihat taeyeon berhenti disebuah jalan kecil. Mata luhan mengerti gerak-gerik taeyeon yang seperti tengah menunggu seseorang.

Lalu tak beberapa lama kemudian, ia akhirnya tahu. Siapa yang ditunggu oleh taeyeon, benar! Sehun, pria itu yang sudah membuat taeyeon menunggu disana. Jadi selama ini taeyeon selalu bertemu sehun ?

Luhan merasakan kedua kakinya melemas saat melihat taeyeon dengan riang merangkul lengan sehun Sama seperti sebelum ia berpacaran dengan seohyun.

Luhan sendiri tidak mengerti mengapa hatinya sangat sesak dan matanya memanas melihat adegan itu. seakan ada seseorang yang mengambil sesuatu yang sangat berharga dihidupnya bahkan seohyun sekalipun.

Apa ia mulai mencintai taeyeon? Apa ia mencintai sahabatnya? Tapi mengapa? Bukankah ia sudah memiliki seohyun yang ada disisinya? Mengapa hatinya seakan lebih memihak pada gadis mungil itu? gadis mungil yang selalu berada disisinya sebelum ada seohyun?

Benar, dia mencintai taeyeon bukan seohyun

Tetapi sepertinya sudah sangat terlambat untuk menyadari perasaanya, menyadari bahwa ia sangat mencintai sahabatnya dan bukan kekasihnya. Lalu sekarang bagaimana hatinya? Apa ia harus merelakan taeyeon bersama sehun ? bahkan saat ia baru saja meraskan cinta?

Luhan merasakan air matanya mengalir dengan sendirinya. Ia sudah kehilangan sahabatnya akibat keegoisaannya sendiri, lalu bagaimana ini?

Tepat saat luhan tengah berfikir, sepasang tangan lembut memegang pundaknya. Pria itu akhirnya menolehkan arah pandangannya dan ia melihat seohyun tengah menatap sendu padanya.

“oppa, mengapa kau ada disini?” tanya seohyun pelan

Luhan sesegera mungkin menghapus air matanya, iapun berusaha tersenyum pada seohyun “aniya.. oppa hanya berjalan-jalan saja” ucapnya berbohong “kau kenapa disini? bukankah kau sudah pulang tadi?” tanya luhan lembut

Seohyun menatap luhan sembari menghela nafasnya pelan “tadinya aku memang sudah dalam perjalanan pulang, tetapi aku mengingat dompetku tertinggal di restoran. Jadi aku berlari kembali dan tidak sengaja melihat oppa tergesa-gesa mengejar eonni. Karena penasaran aku jadi mengikuti kalian” seohyun menjelaskan sembari menunduk

Luhan yang mendengarnya tidak bisa berkomentar apa-apa lagi, ia tahu seohyun mengerti ia menangisi sahabatnya.

Tiba-tiba tanpa luhan sadari seohyun mengangkat kepalanya dan mengucapkan sesuatu yang tidak ia percayai “oppa, kejar taeyeon eonni” ucapnya dengan mata berkaca-kaca

Luhan-pria itu menatap seohyun tak mengerti “apa maksudmu?” ucapnya bingung

Seohyun menggeleng “kau mencintai taeyeon eonni oppa, kau cemburu pada sehun” ucapnya pelan “dan aku, merelakan kau bersama taeyeon eonni. Karena aku lebih mementingkan kebahagiaanmu” ujarnya sesegukan

Luhan menatap seohyun tak percaya, pria itupun sesegera mungkin memeluk kekasihnya ini “terimakasih, terimakasih seohyun. Aku yakin ada yang lebih baik ketimbang diriku.. sekali lagi terimakasih” ujarnya senang

“nde oppa” balas seohyun

****
Dilain sisi, taeyeon berusaha tidak menangis melihat seohyun dan luhan berpelukan dengan mesra. Sehun yang berada disampingnya pun hanya bisa menenangkan taeyeon dengan menepuk-nepuk pundaknya pelan. “sudahlah” ujarnya berbisik

Taeyeon mengambil nafasnya dalam, lalu mengeluarkannya “kajja, jangan sampai mereka mengetahui keberadaan kita” ucapnya

Sehun mengerti dan mengangguk “kajja”

***
Luhan masih memeluk erat seohyun, sampai akhirnya ia melepaskan pelukannya “aku harus mengejar taeyeon.. gomawo seohyun-ah” ucapnya sembari melayangkan senyum manisnya

Seohyun mengangguk “nde, cheonmayo oppa” ucapnya dengan membalas senyum luhan

Luhan tersenyum simpul sesaat sebelum ia berlari meninggalkan seohyun dan menyusul taeyeon. Benar-benar ia tidak bisa membayangkan setiap hari taeyeon akan terus bersama dengan sehun. Mengapa? Mengapa perasaan ini datang ketika ia sudah mulai menjauh dari gadis itu? mengapa?

Kim taeyeon, kumohon, tunggu aku..

****
Taeyeon menatap punggung sehun yang telah memasuki rumah. Entah mengapa kini fikirannya justru melayang pada luhan. apa yang sedang dilakukannya? Gumamnya pelan.

Gadis itu perlahan membalikkan badannya untuk melanjutkan langkahnya memasuki rumah. Tetapi baru saja ia melangkahkan satu kaki, seseorang tiba-tiba saja menarik lengannya dan memeluknya erat.

Taeyeon tidak mengetahui siapa yang memeluknya, tetapi ia mengenal wangi parfume yang dipakai pria ini. bau yang sama saat ia memilihkan parfume untuk luhan. mata taeyeon membelalak.

“l-luhan?” desisnya pelan

Pria itu terdengar terisak “kumohon.. kumohon.. sekali lagi beri aku kesempatan.. tolong jangan pergi dariku” ujarnya sembari mengeratkan pelukannya.

Taeyeon tidak mengerti apa maksud dari ucapan luhan sehingga iapun mencoba melepaskan pelukan luhan.

Gadis itu mengeryit saat melihat air mata disudut mata luhan “waeyeo? apa yang terjadi denganmu?” ucapnya heran.

Alih-alih menjawab pertanyaan taeyeon, luhan justru kembali memeluk gadis itu erat seolah-olah ia tidak akan menghilangkannya lagi.

“aku.. tidak akan membiarkan kau berjalan dengan sehun lagi” ucap luhan disela-sela peluka eratnya

Taeyeon hanya diam dan menikmati peluka hangat luhan ditubuhnya. Tangan luhan yang lembut itu perlahan mengangkat wajah taeyeon dan mendekatkan bibirnya pada bibir taeyeon.

Tidak ada yang bisa dilakukan taeyeon selain membiarkan bibir luhan menjelajah di bibirnya. Bergerakpun sangat sulit karena luhan memeluk dirinya sangat erat.

Perlahan, taeyeon membalas ciuman hangat luhan. ia tidak tahu mengapa luhan menciumnya namun untuk kali ini saja ia ingin merasakan sentuhan luhan dan anggapan luhan tentang ‘hubungannya dengan taeyeon’

Luhan melepaskan tautan mereka lalu tersenyum “aku mencintaimu.. saranghae kim taeyeon” ucapnya sedikit mengejutkan taeyeon

“a-apa? Tapi kenapa? Bagaimana dengan seohyun?” tanya taeyeon khawatir

Luhan meletakkan jarinya tepat dibibir soft pink milik taeyeon “seohyun tidak apa-apa, ia bahkan mengizinkanku untuk mengejarmu tadi” ucapnya sembari tersenyum

Sejenak, taeyeon berfikir tentang kesalah pahamannya mengenai ‘pelukan’ seohyun dan luhan tadi. Mungkin untuk kali ini ia harus mulai menerima seohyun.

“jadi apa kau mau jadi yeojachinguku?”

Ucapan luhan membuat lamunan taeyeon buyar. Gadis itu dengan polosnya menunjuk dirinya sendiri “aku?” ucapnya tak percaya

Luhan hanya bisa terkekeh “tentu saja”

Taeyeon sudah tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya sekarang, baginya untuk bisa mendengar bahwa luhan juga mempunyai rasa yang sama saja sudah berhasil membuat kupu-kupu didalam perutnya bertebangan. Gadis itu secepat kilat mengangguk

“ne aku mau” ucapnya lalu memeluk luhan kembali

Luhan-pria itu tersenyum melihat taeyeon, sekarang ia sudah tidak perlu lagi menyembunyikan kecemburuannya, taeyeon sekarang adalah kekasihnya.

***
Disisi lain, sehun melihat taeyeon dan luhan bersatu. Sakit memang karena semenjak awal pertemuannya dengan taeyeon, sehun telah menaruh hati pada gadis mungil itu.

Dan sekarang yang dilihatnya, gadis yang ia cintai tengah bermesraan dengan pria lain. Lalu bagaimana dengan hatinya? Ah mungkin itu akan menjadi rahasia tuhan dan dirinya tentu saja.

“kim taeyeon, semoga kau bahagia” gumamnya pelan

END

hehe gimana ffnya? anehkah? kecepetan alurnya ? mian #deepbow, jangan lupa comentarnya yaa~ umm buat perhatian aja ya ^^ FF yang Trouble maker girl emang aku punya rencana di publish season 2 nya. tapi kemungkinan ga disini T.T mian.. aku takut banyak numpuk ff lagi~ jadi kuputuskan bakal aku post di blog pribadi ^^ thankyou~

Advertisements

45 comments on “[FREELANCE] ONE MORE TIME

  1. Untung Seohyun baik! Kasian juga sih sma Seohyun dan Sehun..
    Tpi gpp lah, asalkan LuTae bersatu..
    Dtunggu yaa ff yg lain!!

    Trouble Maker Girl season 2 nya publish dsni aja thor.. Tpi terserah author sih, cma ngasih saran aja..
    FIGHTING!!!

  2. Hwaa~so sweet bnget ff-nya. Suka bnget sm ceritanya. Trouble maker girl ada season 2-nya ? Ditunggu bnget tu. Nama blog author emang apa ?

  3. FFnya bagus thor
    Happy Ending>< . FF yg trouble maker girl seaseon 2 nya di publish disini aja thor :D.
    Keep writing thor ^^

  4. Yeayyy happy ending ^^
    Tapi kasihan Sehun oppa :-; oppa sama aku aja :v wakaka
    Yahh trouble maker 2 share disini aja thor ‘-‘
    Keep writing thor and Fighting ^^)9

  5. Ew~ sempet gasuka sama sifat luhan -_-
    kasian jg sehun sama seohyunnyaa T.T
    Tapi akhirnya lutae jadi couple ❤ hehe
    ditunggu ff2 lainnya yaa thor
    oh author mau post diblog pribadi? Emng nama blognya apa? Nanti aku mampir deh hehe

  6. Baik bangt seohyunnnn kagumdeh daebak, sabar ya sehun oppa ada yang kebih baik dari taeng buat you tenanggggg…………
    akhirnya taehan happy ending juga dan ffnya daebak dong thorrrr…….
    di tunggu ff lainnya ya thor tapi klo bisa lebih panjang, di tunggu ya thor
    -bye-

    • baekyeon? aku pikir-pikir dulu ya 😀 rada kurang nge-feel kalo bukan Lutae sama SeTae masa -,- ok, gomawo buat comentnya~

  7. Daebak thor ^^
    barusan ngunjungi blog author sebelum ngoment hehe.. Banyak ff taeyeon juga 😀 mau bacaa ><
    #tapiakujarangkomenthor -_-

  8. Yey akhir y lutae bersatu ah tapi kasian sehun*bias ku
    Tapi gx papa dh yg penting lutae bisa bersatu
    Eon aku pngn squel y donk biar sehun bisa ma seohyun n lutae y bahagia ampe mariage ya eon please….*******
    Eon fighting

  9. waa kirain sad’a tu ampe taeng’a ama sehun d end’a…
    tp tetep happy end wat taeng
    trouble maker girl???dah bc blm y??
    he mian..aq search dl dh…
    kl bsa trouble maker girl season 2’a d sni j…aq gtw blog author nh…
    kl ksh tw dong link blog’a author nim… ^_^v

  10. yaampun.. untungnya seohyun baik.. suruh luhan ngejar taeng^^ sehun juga^^ lebih memilih kebahagiaan orang yg d cintai^^ yey!!! LuTae bersatu^^

    d tunggu ff selanjutnya thor^^ Hwaiting!!!^^

  11. Yahh!! LUHAN AHH!! Beraninya kao sakitin Taeng eonniku?! -_-
    Hahh.. untung Seohyun eonninya baek.. kalo gak.. yah.. Taeng eonni ama Sehun oppa aja dahh >..<
    Ditunggu ffnya yang laen yah eonn..
    Hwaitaeng!!

  12. ffx bgs thor,,
    akhirx Lutae bersatu.
    ksian uga liat seohyun n sehun.
    pi yg ptg lutae bhgia.
    d’tgu ff lainx thor.
    #Keep Writing & Hwaiting!!

  13. So sweet bgt…. >,<
    Kshan sehun dan seo…. tpi ndak apa lah selama taeyeon dan luhan brsatu ..haha..
    d tnggu thor ff yg lainnya.. always fighting thor…

  14. kasihan sehuuun….. tapi gapapalah yg penting endingnya lutae bahagia… aqsuka ff nya
    ditunggu karyanya yg lain ya..

  15. Fighting bwat sehun oppa
    and chukkae bwat lutae
    trouble maker girlx ditunggu bget nih thor
    fighting

  16. luhan luhan untung nya taeyeon masih tetep sama kamu. Gimana kalau udah berpaling ke sehun? :O kkk tapi kasian juga sama my baby sehun :’)

  17. Pertama kasian ke taeyeon
    Terus ke luhan , yang terkahir kasian sama sehun juga seohyun 😦
    Tapi gapapalah , keren ko 😉
    Ditunggu ff lainnya 😉
    Fighting^^

  18. Waaah… Sweetnya >< aih kasihan sekali Sehun oppa.. Hehe…
    Oh ne, annyeong^^ aku reader baru.. Ffnya daebak 🙂

  19. walapun menyakiti 2 orang tapi setidaknya ia bisa bahagia dengan cinta mereka. karena cinta harus dirair dan dimiliki bukan cinta namanya kalo tidak ingin saling memiliki.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s