Trouble Maker Girl (Part 2 of 2/END)

trouble maker girl

Title : Trouble Maker Girl (part 2 of 2/end) | Author : elisalysa (babydeer)
Rating : Teen | Genre : sad,Hurt,Romance and sad ending
Cast : Kim Taeyeon and Xiao Luhan
Lenght : Two Shoot

Disclaimer
semua cast yang ada disini adalah milik agency,orang tua dan teman terdekat mereka. author hanya meminjam nama dan karakter dari dua orang diatas. kesamaan judul apalagi cast bukanlah kesengajaan. isi cerita murni dari khayalan aneh di otak ._. jadi jangan di plagiat ok? muehehe.. coment please, aku ga nerima silent reader -_-

STORY

Taeyeon menghelakan nafasnya berat. Kata-kata luhan benar-benar terngiang-ngiang di otaknya. Ia benar-benar bingung dengan sikap yang akan diamblinya nanti. Apa ia akan memaafkan ayahnya seturut dengan nasehat luhan ? atau terus hidup dengan dendam dan kebencian?

Tok..Tok..Tok..

Suara ketukan pintu itu seolah menjadi jawaban pertanyaan yang sedari tadi bergumul di otaknya. Sesaat pintu itu terbuka dan terlihat seorang pria berjas tengah tersenyum kearahnya. Ya, kau benar itu adalah ayah dari taeyeon.

Taeyeon menatapnya dingin. Walaupun pada dasarnya, ia benar-benar merindukan sosok ayahnya yang penuh kasih sayang seperti dulu. “ada apa?” ujarnya sedikit geram

Pria itu menghela nafasnya berat “ada yang ingin kusampaikan, ini tentang ibumu, aku, dan juga nenekmu” ujarnya seraya mendekat kearah putrinya “kau sepertinya benar-benar harus mengetahuinya, karena jika tidak kau akan selamanya salah paham padaku” tambah pria paruh baya itu

Taeyeon mengeryitkan dahinya heran “ceritakan saja” balasnya datar

Pria itu mengambil sebuah tempat duduk yang berada di dekat meja belajar taeyeon. Memindahkan benda itu untuk memperpendek jarak antara dirinya dan juga taeyeon.

“aku.. sejujurnya tidak bermaksud untuk membuat ibumu sakit hati. Aku benar-benar mencintai ibumu” ujaran ayahnya membuat taeyeon mencibir tak percaya

“apakah mencintai itu adalah ketika kau menelantarkan ibuku? dan membawa banyak wanita jalang masuk ke rumah ?” kesalnya dengan tatapan tajam yang melayang pada pria itu

“kau salah taeyeon. Aku sengaja melakukan itu agar ibumu terhindar dari bahaya nenekmu. Aku benar-benar tidak bermasud melakukannya” terang pria itu dengan pandangan sendu yang terlihat sangat sedih “aku tidak tahu, akan membuat ibumu terlarut dalam kesedihannya”

“tentu saja, ibuku sangat mencintaimu” sengit taeyeon dengan pandangan yang benar-benar marah “jadi jelaskan apa maksud bahaya dari nenek” tambahnya

“saat itu, sebelum kau lahir. Aku dan ibumu adalah sepasang kekasih yang sangat bahagia. Setiap hari aku selalu mengunjui rumah ibumu, lalu setelahnya kami akan berjalan-jalan seharian” sesaat pria itu menghentikan ucapannya dan menghela nafas “ namun hubunganku dan ibumu ditentang keras oleh nenekmu, karena nenek menganggap ibumu tidak pantas untukku, aku marah pada nenekmu dan berkata bahwa aku tidak perduli dan akan tetap menikahi ibumu” tuan kim sesaat melihat reaksi taeyeon yang mulai melunak, iapun melanjutkan kembali perkataannya

“nenekmu sangat marah padaku dan berkata jika aku melakukannya maka namaku akan dihapus dari daftar nama keluarga kim. Namun itu tidak membuatku takut, aku justru berkata lantang bahwa aku tidak takut karena itu:” tuan kim sekilas menahan desakan air matanya, namun ia tetap melanjutkan ceritanya “ ibumu mendengar berita ketidak setujuan nenekmu saat mengetahui hubungan kami. iapun berkata bahwa lebih baik kita berpisah, namun aku tetap meyakinkannya untuk tetap disisiku, menikah dan mempunyai keturunan. Aku berusaha meyakinkannya dengan itu. dan ia percaya dan tersenyum. Senyum hangat yang menjadi semangatku”

“kau tahu taeyeon? Sejak saat itu aku mulai bekerja dan bekerja, sampai akhirnya aku berpenghasilan tetap dan ibumu mengandung dirimu.” Ujar tuan kim

“lalu apa yang membuat kau meninggalkan ibu?” tanya taeyeon tak mengerti

Tuan kim menghela nafasnya dalam “ saat kesuksesanku terdengar oleh nenekmu, beliau menjadi sangat marah. Iapun mengancam akan membunuh ibumu dan juga kau. fikiranku seketika kacau. Dan itu terjadi berangsur-angsur sampai kau berumur sembilan tahun. Kau ingat? Saat ibumu menghilang dengan sendrinya itu bukan karena pergi berbelanja. Namun nenekmulah yang menculiknya” ucapan tuan kim membuat taeyeon membelakkan matanya tak percaya

“nenek? Nenek tega melakukan itu? bagaimana bisa? Dia sangat baik padaku” uijarnya tak percaya. Namun tuan kim hanya menggeleng “itu siasat untuk mengelabuhimu” balasnya

Taeyeon hanya terdiam. Baginya kenyataan ini membuat dirinya bagai orang bodoh yang hanya dipermainkan oleh neneknya sendiri

“aku akan melanjutkan ceritaku, nenekmu memintaku untuk segera datang kerumahnya dan membuat kesepakatan. Aku harus bisa membuat ibumu meminta berpisah denganku. Kau tahu taeyeon? Pilihan itu benar-benar sulit, jika aku tidak menolak, nenekmu bisa dengan mudahnya membunuh ibumu disaat penjagaanku tidak bisa melindunginya” ujar tuan kim dengan air mata yang telah jatuh di pipinya

“sejak saat itu, aku berusaha kuat mendiami ibumu, bermesraan dengan wanita lain dihadapannya. Namun sepertinya usahaku gagal karena ibumu yang sangat sabar. Dan itu membuatku terlihat seperti orang jahat” tuan kim memandang tayeon dalam “aku bahkan mendatangi nenekmu dan marah padanya”

Taeyeon sudah tak kuasa lagi untuk membendung semua air matanya. Gadis itu sesegera mungkin memeluk ayahnya. Ia merasa sangat bodoh karena tidak pernah mau mendengarkan alasan ayahnya. Setidaknya jika dulu ia bersedia untuk mendengarkan, ia tidak akan membuat gunung penyesalan itu bertambah besar di hati ayahnya.

“appa, maafkan aku.. aku benar-benar gadis tak tahu diri” isaknya sesegukan

Tuan kim membelai lembut rambut taeyeon, baginya untuk dekat seperti ini membutuhkan waktu yang sangat panjang. Kini penyesalan itu terasa berkurang karena tayeon telah memaafkannya

“appa, aku mempunyai sebuah permintaan” taeyeon berujar tiba-tiba dan membuat tuan kim mengeryit heran . “apa? Katakanlah, aku akan mengabulkannya jika bisa” balasnya

“aku ingin pindah sekolah ke london” permintaan taeyeon membuat ayahnya membelakkan matany kaget “a-apa? Pindah ke london? Mengapa? Apa fasilitas disini kurang?” ujarnya kaget

Taeyeon menggeleng, kemudan tersenyum “appa, aku sudah cukup membuat malu, disekolah aku dikenal sebagai gadis pembawa masalah, aku ingin memperbaikinya appa.. tidak mungkin aku terus membuatmu malu” ujarnya dengan senyuman getir

Tuan kim memandang lembut anaknya “apa kau yakin?” katanya pelan. Namun taeyeon hanya membalas anggukan

“aku sangat yakin”

Tuan kim menghela nafasnya pelan. Pria itupun mengangguk untuk memberi izin putrinya pergi ke inggris. “tapi kau harus kembali saat kuliah” ujarnya dengan tangan yang menunjuk wajah taeyeon.

Gadis itu tertawa “ya baiklah, aku akan kembali di semester kedua saat kuliah” ujarnya dengan bibir yang melengkung senang. “jadi bolehkah aku berangkat lusa?” tanyanya penuh harap

Tuan kim mengangguk “lalu bagaimana dengan namjachingumu?” ucapnya menggoda

“mwo? namja chingui?” taeyeon mengulangi perkataan appanya kaget. “aku tidak punya namjachingu, bahkan teman perempuan pun aku tidak mempunyainya”:balasnya datar

Tuan kim memandangnya nanar. Namun itu hanya berlaku sementara, karena setelah itu pandangannya berubah menjadi jahil “lalu siapa yang kau ajak kerumah kemarin?” tanyanya dengan sedikit terkekeh

“yaaa!! Itu luhan. Xi Luhan, anak pindahan yang baru satu hari kukenal, namun ia sangat baik. Bahkan ia rela mengikutiku sampai dirumah” ujarnya malu

“ya baikllah, untuk kali ini aku percaya jika itu hanya temanmu, jadi kau akan berpamitan dengannya?” tanya tuan kim dan dibalas anggukan taeyeon.

“aku akan berpamitan”

****
Esoknya, disekolah pukul 6.00 KST

Luhan berjalan dengan perlahan di koridor yang sepi. Maklumi saja ini masih jam enam pagi, namun dirinya sudah berangkat, ini aneh bukan?

tetapi sepertinya, tujuannya bukan hanya untuk bersekolah, ia datang pagi adalah untuk menemui temannya kim taeyeon. Entah apa yang akan dibicarakan taeyeon padanya, namun sepertinya itu adalah masalah yang penting.

“xi luhan”

Merasa namanya dipanggil, luhan menolehkan pandangannya. Ia tersenyum saat melihat sosok taeyeon yang tengah berdiri di depan kelas mereka dengan menggunakan baju bebas?

“hei, kau tidak memakai seragam?” tanya luhan heran, biasanya walaupun taeyeon bad girl, ia tidak akan melupakan seragamnya

“ah aku hanya sebentar, hari ini dan beberapa kedepan aku tidak akan masuk karena ada urusan. Aku disini hanya ingin berkata padamu” ujar taeyeon dengan senyuman yang mereka di bibirnya

Luhan menatap taeyeon heran “berbicara? Berbicara apa?” ujarnya dengan alis yang bertaut bingung

“kau tidak boleh merindukanku, dan tetaplah menjadi dirimu.. jangan ada yang brubah sampai aku kembali. Mengerti?” ujaran taeyeon membuat luhan kembali menautkan alisnya bingung. Perkataan taeyeon seperti seorang yang akan meninggalkannya. Ah tidak, ia hanya pergi beberapa hari bukan dalam waktu yang lama batinnya

“ya, baiklah aku akan berubah saat kau kembali” ujar luhan diiringi tawanya. Taeyeon sedikit bisa tersenyum lega “jaga dirimu, aku pergi dulu” balasnya dan disetujui anggukan luhan

“kau juga jaga kesehatanmu!” pekik luhan

******

Taeyeon berjalan memasuki bandara international incheone. Sekilas, terbesit perasaan bersalah pada luhan. namun apa boleh buat? Ini demi ayahnya, orang yang selama ini selalu memberikan perhatian yang lebih padanya namun, dengan bodoh ia justru merusak nama baik ayahnya dengan menjadi biang masalah di sekolah. Jadi dengan cara ini, setidaknya ia bisa menebus kesalahannya dimasa kini dan memperbaik di masa depan.

“taeyeon, jaga dirimu” ucapan ayahnya terdengar sesaat sebelum ia memasuki khawasan lapangan penerbangan dari pesawat yang akan ditumpanginya.

Taeyeon tersenyum “appa, terimakasih” ucapnya tulus. Ini adalah pertama kalinya sejak beberapa tahun lalu dirinya bisa tersenyum lebar didepan ayahnya. Tentu ini adalah berkat luhan

Tuan kim tersenyum dan melaimbaikan tangannya pada taeyeon. Sekedar untuk mengucapkan selamat tinggal pada putri tunggalnya ini. ‘dia sudah tumbuh dewasa’ ujarnya dalam hati

Taeyeon kembali melanjutkan perjalanannya untuk memasuki pesawat. Sesaat Ia memandang langit biru yang terbentang luas diatasnya. Gadis itu tersenyum.

“terimakasih luhan, kau membuat hidupku bewarna setidaknya untuk satu hari. Kau adalah temanku, juga orang yang bisa menggetarkan hati es-ku. Kuharap kau mau memaafkanku, dan tetap menjadi dirimu yang ceria seperti awal aku mengenalmu. Kau juga berjasa membuatku dan ayah kembali seperti dulu. Aku benar-benar merasa kau adalah malaikatku.. tunggu aku kembali luhan.. saranghaeyeo aku mencintaimu” batinnya saat pesawat yang ditumpanginya meninggalkan korea

*****

Sudah satu minggu sejak pertemuan terakhirnya dengan taeyeon. Luhan terlihat memutar-mutar bolpoinnya bosan. Ia sudah berkali-kali mengharapkan kehadiran gadis bermasalah itu. namun yang dilihatnya hanyalah sebuah kursi kosong tak berpenghuni disebelahnya.

“apa urusannya terlalu rumit sehingga membuatnya pergi selama ini?” gerutunya kesal. Sesaat ingatannya kembali memutar perkataan taeyeon yang diberikan padanya “apa maksudnya menjadi diri sendiri dan jangan berubah?” gumamnya tak mengerti

“hei Hye Jung, apa kau tahu masalah gadis pembuat onar itu?” mendengar penuturan gadis penggosip disebelahnya, luhan akhirnya mengalihkan pandangannya

“ya, aku tahu.. bukankah dia pergi ke london dan tidak akan kembali? Bahkan surat pengunduran dirinya sebagai siswa telah sampai sejak kemarin-kemarin”

Luhan berusaha tidak menanggapi ucapan gadis-gadis itu. “tidak, taeyeon akan kembali, ia tidak akan keluar dari sekolah ini.. ia tidak akan meninggalkanku, ia sudah berjanji” pria itu terus menggeleng-gelengkan kepalanya berusaha menepis semua pemikiran buruknya tentang taeyeon.

Namun, seberapaun usahanya untuk tidak memikirkan hal itu., tetap saja ia sangat penasaran dan juga khawatir dengan hal itu. akhirnya, ia memutuskan untuk menemui ruang kepala sekolah siang nanti.

“tapi aku harus mengetahui kebenarannya..” ucapnya pelan

****

Luhan menjalankan rencananya untuk menuju ruang kepala sekolah. Bel istrihat telah bedering sejak tadi, dan itu membuat sebuah kesempatan besar untuk dirinya agar lebih cepat mengetaui kebenaran tentang keberadaan taeyeon.

Tok..tok..tok…..

Dengan perlahan, ia mengetuk pintu ruangan kepala sekolah itu. benar-benar ia sudah melupakan urat keraguannya karena fikirannya kini tertuju pada gadis yang sudah berhasil merebut hatinya walaupun hanya idalam waktu yang sangat singat.

“masuklah” ujaran tegas dari dalam membuat luhan menggerakkan tangannya untuk memutar knop pintu ruangan tersebut.

“anyeonghaseo sanjanim” sapanya saat melihat sesosok pria paruh baya yang masih berkutat dengan berkas-berkasnya. Kejadian ini sama dengan beberapa hari sebelumnya. Saat ia pertama kali bersekolah disini.

Pria itu sesaat mengalihkan pandangannya pada luhan. ia tersenyum “ah kau luhan-ah, ada apa? Apa ada masalah yang penting?” tanya kepala sekolahnya dengan senyum ramah

“aku hanya ingin mengetahui tentang taeyeon seongsanim” ujaran luhan sukses membuat kepala sekolah itu menurunkan kaca matanya “mwo ? taeyeon? Kim taeyeon? Gadis pembuat masalah? Ah dia telah pindah ke london” ujar kepala sekolah itu dengan ringan. Berbeda sekali dengan luhan yang justru membulatkan matanya tak percaya.

“apa?! Pindah ke london? “ ujarnya tak percaya.

“ya, bukankah itu bagus? Sekolah kita menjadi bebas tanpa si pembuat onar” balas kepala sekolah itu dengan senyuman penuh kelegaan

Luhan tak menjawab, ia hanya membungkuk “terimakasih, aku pamit” ujarnya lalu dengan lunglai ia berjalan meninggalkan kantor kepala sekolah dan pria yang masih bingung dengan sikapnya

*****

 

Luhan’s pov

Apa ? pergi? Jadi benar ucapan gadis-gadis itu, taeyeon benar-benar pergi meninggalkan sekolah ini? ini tidak bisa dipercaya, aku tak percaya. Taeyeon bahkan sudah berjanji tidak akan meninggalkanku, tapi mengapa kini ia mengikari janjinya?

Aku memberhentikan langkahku tepat disebuah taman yang berada dibelakang sekolah. Ini adalah taman yang sangat bersejarah ketika mengenal kepribadian taeyeon. Gadis itu manis dan juga menakutkan, namun aku menyukainya. Aku mencintainya lebih dari sebuah ikatan teman.

Kulangkahkan kakiku menuju sebuah kursi yang pernah kududuki bersama gadis itu. kursi ini saat ia mengobati lukaku, tetapi bagaimana bisa ia membuka luka yang lebih lebar dan perih? Luka yang tidak bisa disembukan dengan apapun selain kedirannya disisiku.

Air mata itu jatuh dengan sendirinya. Ini benar kata-katanya benar-benar terbukti. Aku akan menangis saat ia pergi, aku benar-benar merindukannya, aku ingin kehadirannya selalu disampingku… taeyeon mengapa kau melakukan ini padaku?

Jadi Siapa yang akan membelaku saat komplotan kris menghajarku, siapa yang akan tertawa riang bersamaku? Siapa yang akan membuat jantungku berdebar lagi? Siapa? Taeyeon, semua itu hany bisa kau yang lakukan. Aku mencintaimu.. benar-benar mencintaimu

Kau yang pertama kali menerimaku sebagai murid baru, tidak memandang segalanya, kau adalah teman terbaikku sekaligus wanita yang sangat berharga selain ibuku.. bagaimana kini kau bisa meninggalkanku seperti ini? aku benar-benar terpukul

Aku berjanji, sesuai perkataanku padamu. Aku tidak akan pernah berubah, aku akan menjadi luhan yang ceria walaupun tanpa kau disisku.. aku yakin kau akan kembali disisiku suatu saat, aku yakin kau ada;lah wanitaku. Wanita yang kelak menjadi ibu dari anak-anakku. Aku yakin kau adalah jodohku. Ya jodohku Kim taeyeon.

END

yeay! tamat #teriakpaketoak# ini aku tepat janji ya ^^ aku post dalam bulan ini~ makasih buat komentarnya yang positif di chapter sebelumnya 😀 semoga chap ini sesuai harapan ya 😥
jangan lupa komentnya~

Advertisements

40 comments on “Trouble Maker Girl (Part 2 of 2/END)

  1. yeeaayy .. apdet !!! tapi kok sad ending sih 😥
    aiiihh neneknya Taeng jahat banget :3
    ada epilog nya gak nih ?? ayolah dibuaat jebaal *puppy eyes
    next ditunggu ^^ HWAITING!!

  2. Wahhh kasian luhan oppa oh ya thor boleh minta sequel g? Hehehehehe.
    ff ini sedih bangettttt nyesek bacanyaaaaaa hwaaa tapi barhasil banget thor ffnya
    di tungu ff selanjutnya ya thorrr
    -bye-

  3. Yakk thoorr ini mah harus ada sequel nya dong smpe mereka ketemu dan pacaran klo bisa u.u pleeasee thoorr pengiiin bangeeet. Endingnya msh gantung tuuhh ><

  4. Eonnie ini daebaek … ampe nangis baca y ap lg bca y dngrn lagu exo baby dont cry lg adh sedih
    Eonnie ad epiloug y ya dan d epiloug y ini luhan ketemu am taeng ya eonnie please aku pngn gtu ya eonn please#mohon
    Fighting eonnie dan gomawo dh mw lanjutin ff y

  5. Sad ending 😦
    Thor buat sequel yahhh?
    Ntar luhan ketemu sama taeng 🙂
    Keep writing ya thor. Ditunggu ff yg lainnya thor^^

  6. Sequel juseyoo~~
    Nggantung banget thorr.. bgimana bisa ceritanya end sampe disitu aja??! *demo
    Yah.. kasian Luhannyaa.. kenapa Taeng eonni tinggalin diaa?? Susul sana Lu!!
    Oh My.. neneknya Taeng eonni jahat amet sihhh.. masak anaknya suka sama orang gak bolehh?? Kan biarin anaknya yang milihh..
    Update soon yah thor.. ditunggu ff yang laennyaa..
    Hwaitaeng!!

  7. Huaaaa sedih thor T.T kasihan Luhan oppa T.T please thor bikin sequelnya tapi jangan sad ya thor *-*

  8. Sequel!!
    sad ending huwaaaaaaaa 😥
    dichapter sebelumnya aku kira taeng mengidap penyakit eh ternyata mau pergi ke luar negeri hehe 😀
    Please adain sequel thor, ga terlalu suka sad ending soalnya#plak
    tapi.. gpp deh kalau gabisa thor, ditunggu ff2 lainnya yaa 🙂

  9. knp sad ending sih thor…
    gntung bgt endx,, bt sequel donk thor, ksh ktmu lulu oppa ma taeng,, ksian lulu oppa d’tglin kyk g2.
    keep writing and hwaiting!!

  10. nice fanfic.
    tapi gantung eon…. 😥 sequel pleaseeeee….. yayayayayaya?!?! #puppy eyes #plak!!!
    lulu nya kasihan… sumpah nenek taeng jahat amat y 😥
    sequel eon….. trus happy ending!!
    keep writing and fighting!!!

  11. yah kog sad ending u,u lu ge sama taeng gk dipertemukan dulu? ayooo bkin sequel author kekekke~ oke next ff ditunggu.. FIGHTAENG!!

  12. Gak tau kenapa waktu baca perkataan ini “Wanita yang kelak menjadi ibu dari anak-anakku. Aku yakin kau adalah jodohku. Ya jodohku Kim taeyeon” bikin aku ketawa tapi secara keseluruhan oke kok
    thor harus ada sequel nih jgn berhenti di tengah jalan nih kehidupan cintanya LuTae….
    please update soon, thor~

  13. Sad end yaaa… tapi rada gantubg thooooe bikin sequel doong.. critain pas taeyeon balik ke luhan trus happy end deh… kalo bisa sih.. hehehr

  14. Thor kok sad ending..
    Hwaaa.. Sequel y thor please, buat happy end aja y.. #plak #maksa
    author fightaeng

  15. wah akhirnya ff nya di lanjut juga !
    dan saat tuan kim menceritakan semua nya fiuhhh miris banget ternyata hufttt ampe terharu thor
    tuh nenek nya jahat banget kayak nenek sihir dari negeri dongeng 😥 kan kasian akhirnya taeng juga yang jadi korbannya
    untung taeng gak meninggal ternyata dia cuma ke london fiuhhh tapi kasian juga luhan jadi kesepian
    padahal kan mereka baru bertemu udah pisah aja gk relaaaaaa
    semoga taeng akan kembali untuk menemuimu luhan oppa karna aku yakin kalo dia memang jodoh mu #fighting ne 😉 semangat bareng luhan
    kata author kan akan ada season 2 nya bikin yang happy ajha jangan sad biar beda suasananya sama season 1 oke eh ampe lupa sama ff yang tragedy of kim taeyeon cepet di lanjutin juga ne udah gak sabar pengen tau kelanjutannya fightaeng next next next di tunggu kelanjutannya 😉 ❤

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s