Meldy Of Love (chapter 5)

melody of love

Tittle : Melody of love

Author : irsaliwayahoo

Rating : T

Genre : school life, friendship,romance

Main cast : Kim Taeyeon (SNSD) Xi luhan (EXO)

Other cast : You will find them

Disclaimer : Anyeong ^^ ff ini 100% murni dari otak saya,seperti biasa, jika ada kesamaan alur cerita, itu tidak disengaja. Dan cast di ff ini sepenuh nya milik Tuhan yang maha esa, Orang tua mereka,dan agensi mereka masing masing ^^

Preview : Chapter 1 , Chapter 2 , Chapter 3 , Chapter 4

Yeoja mungil ini terus saja bergulung di kasur nya. sesekali ia mengacak ngacak rambut nya bahkan ia sempat berteriak tak karuan. Pikiran nya sibuk mengingat kejadian yang menurutnya menyebalkan. Kejadian di mana first kiss nya di ambil.

‘’ Dasar namja menyebalkan ! aku harus mengalahkan nya di lomba menyanyi nanti. ‘’

Di dalam hatinya ia terus mengumpat namja yang tak lain dan bukan adalah luhan. Mungkin karena terlalu frustasi, bahkan ia belum sempat mengganti seragam nya,padahal sekarang ia sudah berada di rumah nya dan masih sibuk bergulung di kasur nya. Kini acara nya yang sedang sibuk bergulung di kasur harus terganggu karena ia merasa mendengar bunyi ketukan dari arah luar pintu rumah nya.

Dengan langkah gonta taeyeon pun segera turun keuar dari kamar nya dan turun ke lantai bawah bermaksud untuk melihat siapa kira kira orang yang mengganggu kegiatan nya. bahkan sekarang ia masih menggunakan kaos kaki nya dan seragam nya yang sudah tidak kelihatan rapi masih belum ia ganti.

Saat sudah berada di depan pintu, ia menarik nafas nya terdahulu. Dan pintu pun segera ia buka. Terlihat lah kini seorang namja yang sedang memegang kertas. Melihat siapa yang datang,taeyeon benar benar malas, ia hampir saja menutup pintu kembali tapi di tahan dengan kaki namja itu.

‘’ cepat katakan apa yang kau lakukan di sini! ‘’ ucap taeyeon dingin

‘’ tidak kah kau menyuruh ku untuk masuk terlebih dahulu eoh ‘’ jawab namja itu

‘’ tidak perlu ! sekarang cepat katakan keperluan mu atau kau akan ku tendang ‘’

masih dengan nada dingin nya dan masih terdengar tajam taeyeon berucap pada namja dihadapan nya ini. Tapi dilihat dari wajah nya,sang namja malah tak terlihat takut atau pun ingin pergi secepat mungkin saat mendengar penuturan tajam dari mulut seorang kim taeyeon. Ia malah terlihat santai.

‘’ apa kau lupa kalau kita akan bertaruh di lomba itu. Dan lee songsaenim memberi kepercayaan kepadaku untuk mencatat peserta yang akan mengikuti lomba itu dan yang mengikuti lomba harus menandatangani kertas ini ! ‘’

Jawab namja itu sambil menunjukan sebuah kertas pada taeyeon. Dan ternyata namja yang masih berdiri di ambang pintu itu luhan. Jadi tak heran kalau taeyeon bersikap dingin dengan nya.

‘’ berikan kertas nya, dan aku akan menandatangani kertas itu ‘’ baru saja taeyeon ingin mengambil kertas yang berada di tangan luhan itu,tapi kini kertas itu luhan jauhkan dari taeyeon dan di simpan di belakang punggung nya

‘’ yak! Aku mau menandatangani kertas itu ! ‘’ sambung taeyeon kesal mlihat tingkah namja di hadapan nya ini.

‘’ tidak ! sebelum kau menyuruhku masuk terlebih dahulu ‘’ jawab luhan santai

‘’ kenapa harus di dalam rum—‘’

‘’ kau suruh aku masuk dulu,atau kau akan ku cium lagi ! ‘’
potong luhan. Taeyeon yang mendengar nya tak berani menjawab apa apa saat luhan mengancam nya seperti tadi . Lalu ia segera menyuruh luhan masuk ke dalam rumah nya,dan juga mempersilahkan luhan duduk di ruang tamu nya.

‘’ sekarang cepat berikan kertas nya ‘’ tak mau berbasa basi taeyeon pun segera meminta kertas itu

‘’ apa kau bisa menandatangani nya tanpa pulpen ‘’ ejek luhan yang tentunya membuat taeyeon kesal.

‘’ kalau begitu,kau tunggu di sini dulu. Aku mau menggambil pulpen ku di atas! ‘’

jawab taeyeon malas kemudian meninggalkan luhan sendirian di ruang tamu nya. luhan yang melihat taeyeon pergi hanya tersenyum geli. Menurut nya mengasik kan jika bisa mengerjai taeyeon.
Saat ia melihat taeyeon yang sudah kembali dengan membawa sebuah pulpen luhan dengan cepat cepat bersikap biasa.

‘’ mana kertas nya ? ‘’ tanya taeyeon yang langsung duduk di hadapan luhan. Luhan pun segera memberikan kertas itu pada taeyeon. Setelah menandatangani kertas tadi,ia segera mengembalikan kertas itu pada luhan .

‘’ Sekarang kau boleh pergi ‘’ ucap taeyeon

‘’ tapi kau harus temani aku pergi membeli hadiah dahulu ‘’ jawab luhan masih dengan gaya santai nya.

‘’ mwo! Aku tidak mau, sekarang lebih baik kau pergi ‘’

‘’ aku tak akan pergi dari sini sebelum kau menemani ku membeli hadiah.’’ Mendengar jawaban dari luhan,taeyeon benar benar ingin menjitak kepalanya kuat kuat. Namun tak mungkin ia melakukan itu. Berusaha menenangkan diri nya,taeyeon menarik dalam dalam nafas nya.

‘’ baiklah.aku akan menemani mu. Tapi berikan aku alasan yang tepat kenpa kau meminta ku menemani mu ? ‘’

‘’ aku tak tau harus membeli hadiah apa pada eomma ku hari ini. Jadi aku meminta mu menemani ku karena mungkin kau bisa memberikan usulan hadiah yang cocok untuk eomma ku ‘’ jelas luhan.kalau di lihat dari mata nya, mungkin ia benar benar tak berbohong.taeyeon bahkan merasakan ketulusan dari ucapan luhan tadi.

‘’ tapi kenapa harus aku yang menemani mu ? ‘’

‘’ karna aku tak tau harus meminta siapa lagi untuk menemani ku. Sudahlah lebih baik sekarang kau ganti baju mu itu. Aku akan menunggu, ‘’ jawab luhan mencoba sabar.

‘’ aisshh..kau tunggu di sini, mungkin aku agak sedikit lama. Dan jangan coba coba untuk memasuki kamar ku! ‘’ ucap taeyeon mengancam.

‘’ kita lihat saja nanti ‘’ jawab luhan santai sambil mengeluarkan smirk andalan nya yang sangat di benci taeyeon.

‘’ Yak ! pokok nya jangan sekali kali kau melangkah kan kaki mu ke dalam kamarku ! ‘’ balas taeyeon tajam lalu segera pegi ke kamar nya yang berada di lantai dua.

‘’kenapa yeoja itu lama sekali ? aku sudah menunggu nya selama 20 menit di sini. ‘’

Luhan terus saja menahan emosi nya mengingat taeyeon yang belum kunjung keluar dari kamar nya.

‘’ aku ke kamar nya saja, tapi tunggu dulu, kalau aku masuk ke kamar nya, mungkin saja yeoja dingin itu marah dan tak mau menemani ku. Aisshh aku menunggu nya saja ‘’

gumam luhan. Mungkin jika orang lain melihat,maka mereka akan berpikir luhan seperti orang gila yang terus berbicara pada dirinya sendiri. Setelah selang beberapa menit,akhir nya orang yang ia tunggu pun datang. Datang dengan rambut nya yang di ikat satu ke belakang.

‘’ kajja ‘’ ajak taeyeon saat berada di hadapan luhan.

‘’ kenapa kau lama sekali eoh? ‘’ tanya luhan kesal

‘’ mian. Sudahlah lebih baik sekarang kita pergi. Kau mau ku temani tidak ! ‘’

‘’ arraseo arraseo.kajja ‘’

Mereka pun kini keluar dari rumah taeyeon.tak lupa taeyeon mengunci rumah nya dahulu. Ternyata mobil luhan kini sudah menunggu mereka untuk segera pergi ke mall.

‘’ dalam rangka apa kau memberi hadiah untuk eomma mu ? ‘’ tanya taeyeon,mungkin kali ini omongan nya tidak seperti biasa nya jika sedang bersama luhan.ya, kali ini taeyeon tak bertanya dengan nada dingin seperti biasa saat bersama luhan.

‘’ tumben nada bicaramu itu tidak ada kesan dingin nya. biasa nya kau akan terus berbicara dengan ku dengan nada dingin dan tajam milik mu itu .’’

jawab luhan yang pandangan nya masih setia menghadap ke jalan raya.

‘’ yak! Kau kira aku ini tak bisa bersikap lembut ! ‘’

kali ini taeyeon kembali berbicara dengan nada yang sedikit dingin dan mungkin terdengar tajam jika di dengar kan. Dan seperti biasa pula, luhan tak takut dengan cara bicara taeyeon yang terkesan dingin. Bahkan sekarang ia terlihat sedang tertawa terbahak bahak, dan tentunya makin membuat taeyeon ingin sekali menjitak kepala namja di sebelah nya yang kini sibuk menyupir sambil tertawa.

‘’yak. Utjima ! kau kira nada bicara terdengar lucu ‘’ tutur taeyeon dengan nada jengkel nya

‘’ tentu saja. Bahkan itu sangat lah lucu ‘’ jawab luhan yang masih di iringi tawa nya

‘’ kau ini terlihat seperti orang gila jika tertawa tanpa sebab seperti itu.’’ Walaupun taeyeon sudah memeringati luhan untuk berhenti tertawa,tapi tetap saja luhan tak berhenti tertawa.

‘’ utjima ! kau tak lihat banyak orang yang melihat mu karena terus tertawa seperti itu ! ‘’ bentak taeyeon kesal.mungkin karena mobil luhan tanpa atap,jadi orang orang yang mereka lewati bisa melihat ke dalam mobil dengan jelas.

‘’ hahaha.. baiklah. Aku jadi menangis karena terlalu banyak tertawa.’’ Jawab luhan lalu mengucek mata nya yang berair karena tertawa.

‘’ namja gila ! ‘’ ejek taeyeon dan masih di balas kekehan dari luhan.

Kini luhan dan taeyeon sudah berada di dalam sebuah mall. Luhan maupun taeyeon masih sibuk melihat keadaan sekitar mereka.

‘’ jadi aku harus membeli apa ? ‘’ tanya luhan

‘’ kau memberikan eomma mu hadiah dalam rangka apa dulu ? ‘’ kini taeyeon malah berbalik bertanya pada luhan.

‘’ eomma ku berulang tahun hari ini.’’ Sesaat mendengar jawaban luhan,taeyeon kemudian berpikir sejenak.

‘’ eomma mu menyukai cake tidak ? ‘’

‘’ sangat. Dia bahkan sangat menyukai cake coklat.’’ Jawab luhan yang masih belum mengerti dengan arah ucapan taeyeon

‘’ jeongmal ? berarti eomma mu sama dengan ku. Jadi menurut ku, kau lebih baik memberikan cake coklat kemudian di hias sebagus mungkin. ‘’ jawab taeyeon memberikan saran nya.

‘’ benar juga. Kalau begitu kita pergi ke tempat pemesanan cake saja di mall ini.’’ Ucap luhan menyetujui

‘’ kau tau tempat pemesanan cake di mall ini ? ‘’

‘’ tentu saja ! kajja ‘’ luhan pun segera menarik pergelangan tangan taeyeon untuk ikut bersama nya.

‘’ Ya! Lepaskan tangan ku ‘’ ucap taeyeon saat merasa dirinya di tarik tarik oleh luhan.

‘’ shiero . kau tidak lihat di sini banyak orang bagaimana nanti jika kau tersesat. Dan aku pasti kan susah mencari mu karena postur tubuh mu yang kecil. ‘’ jawab luhan dengan sedikit nada bercanda

‘’ kau meledek ku. Aissh, terserah mu saja ‘’ kini taeyeon lebih memilih pasrah tangan nya terus di pegang oleh luhan. Karen ia malas ingin berdebat dengan namja yang menurut nya menyebalkan.
Saat sudah berjalan cukup jauh,akhirnya mereka sampai di tempat pemesanan kue yang luhan pilih. Tak ingin berlama lama taeyeon dan luhan pun segera memasuki tempat itu dan di sambut ramah oleh penjaga tempat itu.

‘’ anyeonghaseyeo agashi. Ada yang bisa saya bantu ? ‘’ dengan ramah sang pelayan pun mulai bertanya.

‘’begini,saya ingin cake cokelat yang di hias,’’ jawab luhan sambil melihat lihat berbagai macam kue yang ada di toko itu

‘’ apakah cake untuk sepasang kekasih seperti kalian ? tentu saja ada. Mau di hias dengan apa ? ‘’ dengan polos pelayan itu menganggap taeyeon dan luhan adalah sepasang kekasih.

‘’ a..aniya, kami hanya berteman’’ jawab taeyeon mencoba memperlurus

‘’ haha,saya kira sepasang kekasih,jadi ingin cake cokelat yang di hias seperti apa ? ‘’ tanya pelayan itu lagi.

‘’ hias dengan tulisan. Dan sedikit hias dengan krim vanila ‘’ ucap luhan

‘’ tulisan yang seperti apa ? silahkan anda tulis di kertas ini ‘’ sambung pelayan sambil memberikan sebuah kertas dan pulpen. Luhan pun segera menuliskan kata kata yang mungkin akan di hias di atas cake untuk eomma nya.

‘’ baiklah. Mungkin ini sedikit lama. Jadi silahkan anda berjalan jalan terlebih dahulu, mungkin satu jam lagi akan selesai. ‘’

jawab pelayan itu lagi dengan ramah, akhir nya luhan dan taeyeon pun memilih untuk berjalan jalan sebentar sambil menunggu cake pesanan nya jadi.

‘’ sebaik nya kau membeli sesuatu untuk eomma mu. ‘’ tutur taeyeon

‘’ lagi ? ‘’ tanya luhan sedikit heran dan di balas anggukan dari taeyeon.

‘’ hadiah apa lagi ? ‘’ taeyeon pun segera mengetuk ngetuk kan jari telunjuk di dagu nya seperti orang yang sedang berfikir sesuatu.

‘’ bagaimana kalau kau berikan tas. Tidak usah tas yang terlalu besar dan norak, kau berikan saja tas yang berukuran sedang dan simple. ‘’ usul taeyeon

‘’ tapi aku tak tau harus memilih tas yang seperti apa. ‘’ jawab luhan sedikit lesu

‘’ tenang saja aku bisa membantu memilihkan nya ‘’ balas taeyeon

‘’ baiklah kalau begitu, ‘’

Mereka pun segera melanjutkan perjalanan nya ke arah sebuah toko tas yang tak berada jauh dari tempat pemesanan kue tadi. Saat masuk ke dalam toko itu,mereka sudah di sambut dengan sejumlah keluaran tas ber merek yang di pajang di dalam toko itu.

Cukup lama mereka di dalam, karena masih sibuk memilih tas yang cocok. Tapi kini mata taeyeon tertuju pada tas yang cocok untuk ahjumma. Tas yang berukuran sedang dan bermotif simple membuat taeyeon tertarik pada tas itu.

‘’ luhan-ssi ’’ panggil taeyeon,karena memang kini mereka sedang berpencar. Merasa nama nya di panggil, luhan pun segera menghampiri taeyeon yang kini sedang memegang tas tadi.

‘’ yang ini saja. ‘’ usul taeyeon pada luhan sambil menunjukan tas yang sudah ia pilih.

‘’ tapi model ini untuk ahjumma .’’ jawab luhan dengan wajah polos nya

‘’ yak idiot, kau pikir tas ini untuk ku. Tas ini tentu saja untuk eomma mu dan tentu saja model nya seperti ini ‘’ ucap taeyeon sedikit menahan emosi nya

‘’hahaha.. baiklah baiklah,’’ luhan pun segera mengambil tas yang taeyeon pegang,dan segera membawa nya ke kasir untuk segera di bayar. Taeyeon yang melihat nya hanya mendengus kesal.

Setelah cukup lama mereka berkeliling di mall, akhirnya merek sepakat untuk segera pulang karena hari yang sudah semakin sore.
Dan kini mereka pun sedang di perjalanan menuju komplek perumahan mereka.

‘’ aku bingung dengan mu. ‘’ ucap taeyeon membuka percakapan nya di dalam mobil

‘’ bingung kenapa ? ‘’ tanya luhan yang melihat ke arah taeyeon sekilas

‘’ kau meminta ku untuk menemani mu, dan sekarang aku sudah menemani mu. Tapi apakah kau tak mau mengucapkan terimakasih untuk ku. ‘’ jawab taeyeon dengan nada jengkel nya.

‘’ ahahaha.. jadi kau mau aku mengucapkan terimaskasih untuk mu? ‘’

‘’ tentu saja harus begitu. Aku rela membuang waktuku yang berharga hanya untuk menemani mu.’’

Jawab taeyeon ketus. Bukan nya segera mengucapka terimakasih, luhan malah membuat mobil nya yang tadi tanpa atap,kini ia rubah dengan menggunakan atap hanya dengan sekali sentuh. Dan ia pun memberhentikan mobil nya di tepi jalan yang terlihat sepi.

‘’ yak.kenapa kau berhenti? ‘’ tanya taeyeon heran melihat sikap luhan yang selalu berubah rubah

‘’aku ingin mengucapkan terima kasih ku kepada mu ‘’ jawab luhan di sertai smirk di wajah nya dan alhasil membuat taeyeon merinding.

‘’ ma..mau apa kau ? kau bisa mengucapkan terimakasih nya hanya dengan kata kata ‘’ ucap taeyeon mencoba terlihat tenang.

‘’ tapi sayang nya aku tak bisa jika hanya menggunakan kata kata ‘’ balas luhan masih dengan smirk nya

‘’ su..sudahlah, kau tak perlu mengucapkan terimakasih. Sekarang cepat kita pulang ‘’ jawab taeyeon yang kini mulai terlihat gugup

‘’ tapi aku ingin sekali berterima kasih pada mu. ‘’ tutur luhan tak mau kalah. Ia pun semakin mendekatkan wajah nya ke arah taeyeon.

‘’ yak. Jauh kan wajah mu itu’’ ucap taeyeon mencoba terlepas dari luhan. Bukan nya menarik wajah nya agar menjauh ia semakin mempersempit jarak antara ia dan taeyeon.dan alhasil

CHU~~

Untuk kedua kalinya,luhan berhasil merebut ciuman kedua taeyeon. Dan hal ini sukses membuat taeyeon membelalak kan mata nya.

‘’ nah itu dia tanda terimakasih ku untuk mu ‘’ ucap luhan saat bibir nya telah terlepas dari bibir taeyeon

‘’ YAK !! ‘’

TBC..

Nah itu dia chapter ke lima nya. mian karena terlalu pendek, soalnya otak author lagi suntuk banget mau mikir -_-
Dan seperti biasa tinggalkan komentar nya ya readers yang baik ^^

Advertisements

59 comments on “Meldy Of Love (chapter 5)

  1. Pingback: Melody Of Love (Chapter 9) | All The Stories Is Taeyeon's

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s