Tragedy of Kim TaeYeon (PART 3)

req-poster59

poster by : Yessy eonni@posterChannel (thankseu^^)

Title : Tragedy Of Kim Taeyeon (PART 3)

Author : elisalysa

Rating : PG-13

Genre : Romance,Sad, Angst

Cast : Kim Taeyeon and Xiao LuHan

Other Cast : Park Chorong etc.

Author Note :

ulalaa~ akhirnya part 3 muncul dari sarangnya ._.v bey the wey (?) maafkan author karena telat ngepost ni ff, masalahnya cuma satu aku UKK jadinya lama deh _._ maafkan juga karena di part ini masih kecepeten alurnya :3: please dibawah 3 tahun gaboleh baca!!! ._. #sarap

STORY

Dua orang namja-yeoja tengah terlihat menuruni sepeda mini itu dengan penuh senyum, keduanya pun berjalan memasuki rumah untuk bertemu dengan Mrs Lee.

“eomma!!” pekik sang gadis saat melihat seulet tubuh wanita berumur itu tengah memotong-motong sayuran yang akan dijadikan sup

Wanita itu menoleh dan terkejut saat melihat seorang namja yang tengah membungkuk hormat padanya

“yeonnie-ya, nuguseyo?” pertanyaan yang sedari tadi ingin ia ucapkan akhirnya keluar dengan lancarnya

Gadis bernama yeonnie itu tersenyum cerah, ia pun segera menarik lengan Mrs lee agar berjabat tangan dengan sang namja

“silahkan perkenalkan diri kalian” ucapnya disela-sela senyum manisnya

Namja itu tersenyum kikuk saat harus berhadapan dengan Mrs lee, namun walaupun begitu ia tetap menjalankan perintah dari sang gadis untuk memperkenalkan dirinya pada yeoja paruh baya itu

“anyeonghaseo naneum Xiao LuHan imnida,senang bisa berkenalan dengan ahjumma” ucap namja itu dengan sedikit membungkuk

“anyeong.. senang juga berkenalan denganmu Luhan-ah” balas wanita itu dengan senyuman yang terukir dibibir tipisnya

Gadis itu tersenyum saat melihat keduanya telah berkenalan, lalu tanpa disuruh lagi ia tengah bertepuk tangan dengan meriahnya

“aku senang kalian telah berkenalan” pekiknya keras

Luhan dan Mrs Lee hanya tersenyum kecil melihat tingkah gadis polos itu, mereka pun hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya saat menyadari bahwa umur gadis itu sangatlah berbeda dengan tingkahnya.

“ahjumma, bolehkah aku berbicara empat mata denganmu?” ucap luhan dengan wajah yang memohon

Mrs lee menaikkan salah satu alisnya saat mendengar permohonan luhan, dalam hatinya ia bertanya-tanya apakah yang akan dikatakan oleh namja imut dihadapannya ini.

“umm.. baiklah, kajja ikut aku kita berbicara di kamar saja” balas Mrs lee seraya melangkahkan kakinya memasuki kamarnya

“eomma, kau dan luhan oppa akan membicarakan apa? Bolehkah aku ikut?” rengekkan seorang gadis membuat Mrs Lee menghentikan langkahnya dan berbalik menghadap wajah gadis manis itu

“yeonnie-ah, eomma dan luhan akan membicarakan sesuatu yang penting, mian ini urusan kami kau bisakan menjaga gingger?” ucap Mrs lee dengan senyuman hangatnya

Gadis itu mengerucutkan bibirnya kesal, sungguh ia tak habis fikir jalan fikiran eommanya yang tidak memperbolehkan dirinya untuk mendengar pembicaraan mereka

“baiklah eomma, aku mengerti..” balas gadis itu seraya tersenyum paksa

“kau gadis yang pintar yeonnie-ah” ujar Mrs Lee dengan senyuman yang masih terukir di bibirnya

“kajja luhan-ah” ucapan Mrs lee membuat pandangan luhan yang semula terpusat pada gadis berambut coklat itu menjadi teralih padanya

“eoh..” balasnya singkat lalu berjalan perlahan mengikuti Mrs Lee yang berjalan terlebih dahulu memasuki kamarnya.

Di kamar

Baik Mrs lee maupun luhan kini telah mendudukan dirinya masing-masing pada sebuah bantal yang berada disana. Susana terasa sangat hening saat kedua manusia itu tengah bertatap wajah satu sama lain.

“apa yang kau ingin bicarakan luhan-ah?” pertanyaan Mrs Lee mengawali pembicaraan antara keduanya

Luhan-pria itu terlihat menghela nafasnya berat saat mendengar pertanyaan dari Mrs lee, jujur saja hatinya sangat was-was untuk menceritakan semuanya

“ahjumma, bisakah kau menjawab pertanyaanku dengan keadaan yang sebenarnya?” ucapan luhan membuat salah satu alis Mrs lee terangkat

“apa maksudmu?” balas Mrs lee dengan pandangan tidak mengerti

“jawablah dengan jujur, apakah Yeonnie benar-benar anakmu?” ucap luhan dengan sedikit meninggikan nada bicaranya

Mrs lee tertunduk saat mendengar ucapan luhan, sungguh ia tidak menyangka pria dihadapannya bisa berkata seperti itu padanya

“sebenarnya.. yeonnie bukan anak kandungku, aku menemukannya 16 tahun yang lalu saat seorang wanita cantik menyerahkannya padaku” balas Mrs lee lirih,

Luhan terperanjak kaget saat mendengarnya, ternyata selama ini dugaanya dan eommanya bahwa taeyeon diculik salah namun justru ahjummanya sendirilah yang menyerahkan anaknya pada orang lain

“ahjumma dimana wanita itu meminta ahjumma untuk merawat yeonnie?” tanya luhan dengan raut penasarannya

“di dalam sebuah mobil yang baru saja terkena musibah, wanita itu bahkan terlihat sangat menyedihkan dengan darah di sekujur tubuhnya” balas Mrs lee

Tubuh luhan bergetar, ia sungguh terkejut saat mendengar cerita dari ahjumma dihadapannya ini.

“nak.. sebenarnya untuk apa kau menanyakan itu semua?” ucap Mrs Lee dengan dahi yang berkerut

“sebenarnya, Yeonnie adalah anak dari ahjumma Kim dan Ahjussi kim, mereka adalah seorang pengusaha kaya yang tinggal di seoul. Perusahaanya itu berjalan sukses bahkan perusahaan itu telah bercabang di eropa dan asia” terang luhan

“ namun mereka meninggal saat mobil yang ditumpanginya menabrak tebing yang menyebabkan mobil itu hancur tak berbentuk” tambah luhan dengan mata yang berkaca-kaca

“lalu bagaimana nasib perusahaan dari keluarga malang itu?” tanya Mrs yang juga tengah menahan tangisnya

“perusahaan itu diambil alih oleh adik dari ahjumma kim, paman park” ucap luhan

“ahjumma, bisakah aku meminta sesuatu?” tiba-tiba saja luhan berujar membuat Mrs Lee sontak saja melihatnya

“wae?” balasnya

“bisakah kau mengizinkan yeonnie untuk pergi ke seoul? Kumohon ahjumma hanya yeonnie-lah yang berhak untuk memiliki perusahaan itu sepenuhnya bukan pamannya” ucap luhan seraya berlutut dihadapan Mrs lee

“kumohon ahjumma,” tambahnya dengan mimik yang benar-benar memohon

Mrs Lee tersentak kaget saat melihat tingkah luhan yang terlihat sangat memohon,lalu dengan sigap, ia pun segera mengangkat bahu luhan agar pria itu berdiri tegak

“apa yang kau bicarakan? Tentu saja aku setuju dengan itu. Bukankah memang seharusnya yeonnie barada di posisi itu? Aku akan terlihat sangat egois jika tidak mengizinkannya” Mrs lee berujar dengan senyuman hangat

Luhan menyunggingkan senyumnya saat mendengar jawaban yang diberikan oleh wanita dihadapannya itu, sungguh ia sangat senang saat mendengar jawaban yang sedari tadi ingin didengarnya itu

“gomawo ahjumma, neomu Khamsahamnida” ucapnya seraya berulang-ulang membungkuk dihadapan Mrs Lee

“nde, tetapi kau harus berjanji padaku saat disana nanti kau harus menjaga yeonnie-ku arraseo?” ucap Mrs Lee dengan nada mengancam

“arraseo ahjumma!!” pekik luhan senang

***********

Seorang gadis tengah terlihat menopang dahunya diatas tangannya kirinya sedangkan tangan kanannya ia gunakan untuk mengetuk-ngetuk lantai dibawahnya

“sampai kapan aku harus menunggu? Aish!! Aku sangat bosan disini!!” dengus gadis itu kesal

“gingger-ah, apa kau merasakan apa yang kurasakan?” ucapnya seraya mengarahkan pandangannya pada seekor anjing yang tengah tertidur dengan lelapnya

“ah kau telah tidur rupanya” gumamnya dengan membelai sayang bulu-bulu anjingnya itu

CKLEK

Suara decitan pintu yang terbuka membuat pandangan gadis itu beralih pada sebuah pintu yang terletak tidak jauh darinya itu. ia tersenyum cerah saat dilihatnya kedua orang itu tengah berjalan kearahnya

“yeonnie-ya, apa kau menunggu lama?” ucap Mrs Lee

“nde eomma, aku sangat bosan karena terlalu banyak menunggu” ucapnya dengan sedikit mengerucutkan bibirnya

“maafkan eomma sayang..” balas Mrs Lee seraya memeluk erat tubuh putrinya itu

“yeonnie-ya, boleh eomma meminta sesuatu padamu?” ucapan Mrs Lee membuat gadis itu merenggangkan pelukkannya

“hum? Waeyeo? Apa yang eomma inginkan?” tanya gadis itu dengan pandangan heran

“eomma akan tinggal di kuil untuk menyucikan diri, jadi bisakah kau ikut dengan luhan ke seoul nanti?” tanya Mrs Lee penuh harap

Gadis itu terhenyak saat mendengar permohonan eommanya, jujur saja hatinya sangat ingin menolak keinginan eommanya itu. Namun apa daya? Dirinya juga tidak berhak untuk melarang eommanya untuk pergi ke kuil terutama jika tujuan eommanya untuk menyucikan diri.

“apa harus begitu?” ucap gadis itu lirih

Mrs Lee mengangguk mengiyakan dengan wajah yang penuh senyum

“nde sayang.. kau harus ikut luhan, eomma yakin luhan akan menjagamu” balas Mrs lee dengan membelai lembut rambut taeyeon

Taeyeon-gadis itu tiba-tiba saja merubah mimik wajahnya menjadi sedih,lalu detik selanjutnya iapun segera memeluk tubuh dari wanita dihadapannya itu

“eomma,kumohon aku masih ingin bersama denganmu.. aku tidak mau berpisah denganmu kumohon eomma” isaknya tersedu-sedu

Mrs lee membalas pelukan taeyeon dengan erat, sungguh jika hatinya bisa berbicara layaknya bibirnya sudah pasti ia juga menyutujui permintaan taeyeon

“sayang.. dengarkan eomma, kau tetap harus ikut dengan luhan ke seoul tetapi tenanglah walaupun kau tidak tinggal bersama eomma lagi namun kau bisa mengunjungi kuil bukan?” Ucap Mrs lee dengan menyentuh lembut rambut coklat milik taeyeon

“eomma, kapan aku pergi ke seoul?” tanyanya dengan sesegukkan

“mungkin besok,saat luhan telah menyelesaikan proyeknya di jeonju” balas Mrs lee

Taeyeon hanya mengangguk paham atas balasan Mrs Lee, lalu iapun kembali meringkuk manja di pelukan eommanya

“eomma, selama waktuku di jeonju aku ingin terus bersama eomma” ucapnya disela-sela pelukannya

“mwo? kau tidak bisa memaksakan dirimu yeonnie-ya, ada seseorang yang menunggumu untuk pergi berdua bersamamu” ucap Mrs Lee dengan raut wajah yang senang

Taeyeon perlahan mengangkat wajahnya untuk memandang eommanya, ia heran tentu saja! satahunya ia tidak mempunyai teman dekat selain gingger anjingnya

“apa gingger yang menungguku?” tanya taeyeon polos

Mrs Lee terkekeh kecil melihat kepolosan anaknya itu, ia pun menggerakan tangannya untuk mengacak rambut taeyeon

“ya! eomma apa yang kau lakukan?” pekik taeyeon seraya membenarkan kembali tatanan rambutnya

“kau ini! bagaimana seekor anjing mengajakmu berjalan berdua?” ucap Mrs Lee tertawa,

“ya! eomma!! Jangan menjelek-jelekkan Gingger!!” kesal taeyeon

Mrs Lee kembali menyunggingkan senyuman hangatnya pada gadis dihadapannya ini, lalu dengan perlahan iapun mengangkat kedua telapak tangan taeyeon dan menatap wajahnya intens

“lihatlah diluar,seseorang telah menunggumu sejak tadi” gumamnya dengan mata yang berkedip

Taeyeon mengkerutkan dahinya bingung saat melihat tingkah eommanya, ia pun mengerucutkan bibirnya saat melihat eommanya kembali tersenyum padanya

“cepatlah!!” pekik Mrs lee seraya mengisyaratkan taeyeon untuk segera pergi menemui seseorang itu

“eomma mengusirku?!” dengus taeyeon kesal namun walaupun begitu ia tetap menjalankan perintah eommanya untuk menemui ‘seseorang’yang dimaksud eommanya itu

Mrs Lee tersenyum sedih saat melihat gadisnya telah berjalan menuju pintu berwarna putih itu, sungguh senyumannya sangat berbeda saat ia berhadapan dengan taeyeon

*yeonnie-ya, andaikan saja kau tahu bahwa aku bukan eomma kandungmu* batinnya tersenyum miris

Taeyeon’s slide

Taeyeon melangkahkan kakinya menuju seseorang yang tengah terlihat dihadapannya itu, alisnya terangkat saat orang itu berbalik dengan perlahan *ceritanya orang itu membelakangi taeyeon*

“Luhan oppa? Apa yang kau lakukan disini? Bukankah kau telah kembali ke hotelmu?” gumam taeyeon heran

Luhan mengerucutkan bibirnya imut saat mendengar celotehan taeyeon, entah mengapa hatinya sangat kesal saat mendengar taeyeon mengucapkan kalimat itu

“YA! jadi kau tidak ingin aku disini eo?!” pekik luhan kesal

“b-bukan begitu aku-“ ucapan taeyeon terpotong saat luhan kembali berbicara

“aku pulang saja!!” dengusnya lalu berjalan meninggalkan taeyeon

“y-ya!! oppa!! Mengapa kau sangat sensitive eo?!! Yaa!! Apa kau tidak mendengarku?!” pekik taeyeon saat dilihat olehnya luhan tetap berjalan dan tidak memperdulikannya

“oppa!! Minhae!!” ucap taeyeon lalu berlari menyusul luhan

Luhan-pria itu tersentak kaget saat dirasakan olehnya sebuah lengan memeluknya dari belakang, entah mengapa jantungnya juga menjadi lebih cepat berdetak saat gadis dibelakangnya itu menyenderkan kepala pada punggungnya

“oppa, kau tahu jika berada disampingmu aku merasa nyaman” gumaman taeyeon sukses membuat luhan mengerjapkan matanya

“tapi oppa, apa kau tahu?” tanya taeyeon seraya mengangkat wajahnya

“apa?” gumam luhan masih merasakaan kecepatan detakkan jantungnya

“aku berbohong ” ucap taeyeon tanpa dosa, lalu dengan langkah seribu ia segera berlari menjauhi luhan yang tengah memunculkan tanduknya

“YAA!! KIM TAEYEON AWAS KAU!!” pekik luhan segera mengejar taeyeon yang tengah berlari terlebih dulu

*********

Chorong’s slide

Seorang yeoja tengah berjalan kesana-kemari dengan gusarnya, berkali-kali sudah ia mengecek ponselnya berharap ada sebuah panggilan atau pesan dari seseorang yang ditunggunya itu

“oppa, mengapa kau tidak menghubungiku?” gummanya disertai dengan decakkan penuh kekesalan

“apa perlu ku telfon sekertarisnya?”ucapnya lagi,

“baiklah akan ku telfon sekertaris bodoh itu” gumamnya seraya menekan-nekan angka yang tertera di layar tochscreennya itu

“Yobboseo?” ucapnya mengawali pembicaraan

“nde sanjanim? Waegurae?” balas seseorang dari seberang sana

“dimana luhan oppa?” tanyanya to the point

“molla, tadi pagi ia izin untuk pergi ke pantai.namun sampai detik ini ia belum kembali” helaan nafas terdengar saat wanita itu mengakhiri ucapannya

Chorong tersentak kaget? Tadi pagi? Lalu dengan sendirinya ia pun menolehkan arah pandangnya pada sebuah jam dinding yang terletak tak jauh darinya

*mwo? sekarang sudah jam 1 lewat? Ck, sebenarnya kemana oppa pergi?”decakknya dalam hati

“jam berapa oppa izin untuk keluar?” tanyanya

“mm.. mungkin sekitar jam enam pagi,tepatnya pada saat matahari mulai terbit” balas sang wanita itu

“mwo? mengapa sangat lama?” dengusnya

“molla, baiklah sanjanim telfon ini kututup dulu nde,” gumam sekertaris itu seraya menutup sambungan telfon itu

“ya! aish!! Jinjja!! Dasar yeojja nappa!! Babo!!” kesalnya dengan melemparkan poselnya pada kasur King Sizenya

“aku tidak bisa membiarkan ini berlasung terlalu lama, luhan oppa harus menjadi milikku!!” gusarnya

“ah, aku akan menyuruh mata-mata andalah appa agar memperhatikan setiap gerak-gerik luhan oppa” ucapnya dengan seringaian khasnya lalu dengan sigap ia pun segera menelefon mata-mata appanya itu

“yobboseyo? Kris-ssi” ucapnya saat sambungan telfonya telah terhubung

“nde? Ada yang bisa saya bantu chorong aggashi?” suara berat khas namja itu terdengar dari ponsel milik chorong

“bisakah kau memata-matai kegiatan luhan oppa di jeonju? Tenang saja masalah honormu aku akan segera menanggungnya” ucap chorong dengan seringaian halus dibibirnya

“baiklah aku menyetujui tawaramu itu” balas namja itu

“oke, lakukan tugasmu dengan baik kris-ssi” ucap chorong sesaat sebelum sambungan ponselnya terputus

*oppa, kau tidak akan bisa lari dariku* gumamnya kecil

***********

Taeyeon and Luhan’s slide

Taeyeon terlihat terengah-engah dan berusaha mengatur nafasnya yang telah tidak beraturan, berbeda sekali dengan luhan. Pria itu justru masih saja bersemangat untuk mengejar yeoja itu

“oppa, hentikan aku lelah” keluh taeyeon seraya memegang lututnya sendiri

“haha.. kau kalah kim taeyeon!!” girang luhan disertai dengan senyuman kemenangan di bibirnya

Taeyeon melirikkan matanya pada namja itu namun itu tidak berlangsung lama karena setelah itu ia kembali fokus mengatur nafasnya

“terserahmu oppa” dengusnya kesal

“baiklah karena kau telah mengakui kekalahanmu, bagaimana jika kau menuruti keinginanku?” tawar luhan

“hum?” gumam taeyeon lirih

“kajja kau akan kubawa kesuatu tempat kesukaanku di jeonju” ucap luhan seraya menarik lengan taeyeon agar mengikutinya

Taeyeon yang masih bingung akan omongan luhan pun hanya bisa pasrah saat pergelangan tangannya tertarik oleh luhan

“oppa, kita akan pergi kemana?” setelah sadar dirinya ditarik luhan, taeyeon pun bertanya akan mau dikemanakan(?) dirinya itu

Luhan tidak menjawab pertanyaan taeyeon dan hanya menyunggingkan senyum tipis di bibir softnya

Mengetahui luhan tidak menjawabnya, taeyeon mengerucutkan bibirnya kesal, namun walaupun begitu ia tetap mengikuti kemana luhan pergi

10 menit berlalu

Taeyeon mengangakan bibirnya saat iris coklatnya mengamati sebuah bukit dengan pohon-pohon yang sangat besar dan terlihat rindang, sungguh ia sangat takjub dengan apa yang dilihatnya sekarang

“bagaimana apa kau menyukainya?” ucap luhan

“nde, sangat-sangat menyukainya gomawo oppa” balas taeyeon seraya memeluk tubuh jakung namja dihadapannya itu

Jantung luhan berdetak cepat saat taeyeon memeluknya, dan itu membuat luhan bertanya-tanya apa benar ia menyukai taeyeon? Atau ada arti lain dari detakkan jantungnya?

“oppa? Kau melamun?” ucapan taeyeon membuat luhan tersadar dari lamunannya,lalu ia pun mengadahkan pandangannya dan tersenyum lembut pada taeyeon

“aniya, nan gwachanna” balas luhan lembut

“oppa, kajja kita pergi kesana!!” pekik taeyeon keras seraya menarik lengan luhan agar mengikuti jalannya

“sepertinya aku menyukaimu kim taeyeon” batin luhan kecil

                             *********

Chorong’s slide

Chorong terlihat tengah menggeram kesal, ya! ia tahu apa yang telah dilakukan oppa tersayangnya luhan. Hatinya panas saat mengetahui bahwa luhan tengah bersama dengan seorang gadis yang tidak dikenalnya

“oppa!! Kau sangat tega!!” pekiknya dengan melempar apapun yang ada didekatnya

“awas saja kau gadis bodoh!!!! Aku akan melenyapkanmu!! Tunggu saja pembalasanku!!” geramnya masih dengan dada yang naik turun dan tidak berturan

Seperti telah terbisiki oleh ucapan-ucapan setan, kini gadis itu tengah terlihat sangat menyeramkan, bahkan rambutnya pun sudah tidak terbentuk karena sedari tadi ia terus meluapkan amarahnya

“AAAAAARGGHHH!!!!”

Chorong’s slide end

*********

Mr Park’s slide

BRAK

Suara meja yang terpukul itu membuat seluruh orang yang berada diruangan itu menundukan wajahnya, takut pada atasannya

“DASAR BODOH!!! MENGAPA KALIAN BISA MELEPASKAN GADIS ITU?!” pekik seorang namja paruh baya yang tengah diambang batas kemarahannya

“minhae park aggashi, kami harus meneliti kalungnya terlebih dahulu” balas seorang namja berbadan kekar dengan menundukan wajahnya

“DASAR TIDAK BERGUNA!!!!!” pekik namja paruh baya itu dengan membesarkan matanya

“tetapi kalung itu benar-benar bertuliskan yeonnie tuan,” ucap salah satu dari namja kekar itu

“KITA HARUS MEMBUNUH GADIS ITU!!! HARUS!!” tekad namja paruh baya itu dengan nada yang tinggi

out doors

seorang namja paruh baya dengan tangan yang memegang berkas-berkas terlihat terkejut saat mendengar ucapan cukup keras itu, ia tidak percaya mr park tega melakukan itu pada saudaranya sendiri,

namja itu adalah Mr shin, seorang namja paruh baya yang telah bekerja kurang lebih tiga puluh tahun pada Mr xiao, dan itu membuatnya mengerti tentang peristiwa-peristiwa kurang lebih enam belas tahun yang silam itu

“lebih baik aku menunda memberikan berkas-berkas ini dan segera memberitahu xiao aggashi” gumamnya lalu segera bergegas pergi dari sana

********

Taeyeon dan luhan terlihat tengah menduduki sebuah tempat duduk yang tersedia disana, semilir angin yang berhembus sejuk membuat keduanya terlihat sangat nyaman berada disana

“oppa, aku ingin memberitahu apa yang kurasakan selama bersama oppa” ucap taeyeon lirih

“hum? Ceritakan saja” balas luhan masih dengan pandangan lurus kedepan

“aku merasakan keanehan jika bersama oppa, aku merasa aku pernah mengenal oppa, aku merasa pernah mendengar nama oppa tetapi aku sama sekali tidak ingat kapan itu” ucap taeyeon lirih

“benarkah? Haha aku juga seperti pernah mengenalmu” balas luhan dengan kekehan yang sedikit dipaksakan

“jinjja? Dimana? Oppa, kau tahu jika aku bersamamu aku seperti mengenal diriku sendiri” ujar taeyeon lirih

“saat aku mengunjungi tempat kim ahjumma, aku melihat seorang gadis kecil yang sangat mirip denganmu, bermata bulat, bertubuh mungil dan sangat hyper active” ucap luhan lirih

“aih? Jinjjayo? Wah beruntung sekali aku mempunyai kemiripan dengan gadis itu” tawa taeyeon kecil

Luhan tersenyum kecut saat mendengar balasan taeyeon, jujur saja ia merasakan sedih melihat kenyataan bahwa taeyeon mengidap amnesia permanent

*aigoo~ kau menyanjung dirimu sendiri taeyeon-ah* batin luhan kecil

“oppa kau melamun lagi” gerutu taeyeon saat dilihatnya namja dihadapannya ini kembali melamun

“ah taeyeon-ah, apa kau pernah mendapatkan ingatan seperti roll film?” pertanyaan luhan membuat taeyeon berfikir sejenak

“nde, aku pernah mendapatkannya,” balas taeyeon kecil

“bisa kau menceritakannya padaku?”tanya luhan penuh harap

“ film itu sangat cepat berputar, namun yang kuingat adalah seorang wanita cantik dan anggun juga seorang anak kecil yang tengah duduk disebuah ayunan dan, aku juga melihat bahwa anak kecil itu mengucapkan sesuatu tapi aku tidak mendengar suaranya” ucap taeyeon dengan mengangkat kedua bahunya

“ah iya oppa, apa kau mengenal wanita dan gadis kecil itu?” tambah taeyeon

“nde aku mengenalnya” balas luhan datar

“siapa oppa? Kumohon beritahu aku!!” rengek taeyeon dengan wajah yang memohon

“aku tidak bisa memberitahunya sekarang yeonnie-ya, tetapi aku yakin suatu saat kau akan mengetahuinya sendiri” balas luhan dengan senyuman yang mengembang

“uh,. Seharusnya aku tahu betapa menyebalkannya dirimu itu!” dengus gadis itu kesal

*****

Mr Xiao’s slide

Mr xiao terlihat membulatkan matanya saat mendengar ucapan anak buahnya itu, hatinya anatara percaya dan tidak pada pernyataan dari anak buahnya itu

“mwo? yang benar saja!!” pekiknya tidak percaya

“aku tidak akan berbohong pada aggashi, Mr Park benar-benar berbicara seperti itu agasshi, ia berkata bahwa taeyeon nona masih hidup dan dia akan segera membunuhnya” ucap anak buahnya lagi

Lagi, mr Xiao dibuat terkejut dengan apa yang didengarnya sekarang, sungguh ia tidak menyangka paman taeyeon tega melakukan itu pada keponakannya sendiri

“anak itu masih hidup? Tapi dimana dia ?” tanya Mr Xiao

“aku tidak tahu dimana anak itu tuan, namun dia pasti hidup disuatu daerah di korea” balas mr shin

“jika benar apa yang dinyatakan olehmu itu, artinya kita harus waspada dan sekali lagi kita harus melindungi taeyeon dari serangan pamannya itu!!” ucap Mr Xiao

“ah iya!! Suruhlah beberapa orang bawahanku untuk segera mencari gadis itu!! Kita harus bergerak lebih cepat dari Mr park” tambah mr Xiao

“nde tuan..” balas Mr shin lalu ia pamit untuk menyuruh orang-orang itu

“aku harus bisa memastikannya” gumam mr Xiao saat punggung Mr shin telah berlalu meninggalkannya

******

Taeyeon,Luhan’s slide

Taeyeon berlalu meninggalkan luhan dengan kesal,tampaknya gadis manis ini masih dirundung kekesalan karena luhan tidak mau memberitahunya tentang ‘wanita’yang berada di slide filmnya

“yeonnie-ya!!! tunggu aku!!!” pekik luhan, ia sudah cukup lelah karena sedari tadi terus mengejar gadis itu

Namun, gadis itu tetap berlalu dan seolah tidak mendengarnya, sungguh saat ini adalah saat yang melelahkan bagi namja imut itu

“yeonnie!!!” pekiknya lagi, tetapi untuk yang kali ini ia berlari dan segera memegang lengan sang gadis

“YA!! LEPASKAN!! AKU TIDAK MENGENAL OPPA!!” kesal gadis itu seraya berusaha melepaskan gengaman erat tangan luhan

“mwo?” heran luhan dengan membulatkan bibirnya

“huh!!” dengus taeyeon lalu membalikan badannya

“y-ya… apa kau masih marah karena aku tidak memberitahumu?” ucap luhan lalu memeluk tubuh mungil taeyeon dari belakang

Taeyeon tersentak kaget saat merasakan sentuhan lembut pada tubuhnya, sungguh ia merasa jantungnya sudah akan keluar dari tempatnya saat hembusan nafas luhan menderu leher putihnya

“ya!! lepaskan !!!” pekik taeyeon dengan mendorong pelan tubuh luhan

“tidak akan!!” ucap luhan masih dengan memeluk erat tubuh taeyeon

“yaaaa!!!!!!! OPPPAAAAAA!!!” kesal taeyeon, namun tetap saja sebesar apapun usahanya luhan masih tidak mau melepaskan pelukannya

“aku tidak akan melepaskanmu sampai kau memaafkanku!!” ucap luhan berdesis pada telinga taeyeon

“yaaa!!! Baiklah aku memaafkanmu!! Puas?!!” kesal taeyeon dengan mendorong keras tubuh luhan

“kau tidak bisa melakukan itu pada calon suamimu yeonnie-ya!!” ucap luhan santai, namun itu tak berlangsung lama karena setelah itu ia sadar apa yang barusan bibirnya ucapkan

“mwo? apa maksudmu?” ucap taeyeon dengan tatapan mengintimidasi

“ah aniya~ kau pasti salah dengar” balas luhan dengan senyuman kikuk

“ah begitu… sepertinya aku memang salah dengar” ucap taeyeon lalu kembali berjalan meninggalkan luhan

*fiuh.. dia mudah percaya ternyata* luhan menghela nafasnya lega, lalu ia pun berjalan menyusul taeyeon

15 menit kemudian..

Setelah berjalan kurang lebih lima belas menit,kini kedua insan itu tengah berjalan beriringan menuju pagar di halaman rumah taeyeon

“yeonnie-ya” ucap luhan lirih

Taeyeon menolehkan arah pandangnya dan menatap luhan seolah ia bertanya ‘ada apa?“        Luhan tersenyum manis saat melihat raut wajah bingung milik taeyeon, ia pun berjalan mendekati taeyeon dan memegang kedua telapak tangan taeyeon

“hum? Waeyeo oppa?” tanya taeyeon heran

“berjanjilah padaku akan terus hidup, dan terus disampingku” ucap luhan dengan menatap taeyeon penuh harap

“nde, aku berjanji” balas taeyeon singkat

“baiklah aku harus pergi, karena sebentar lagi rapat untuk proyek harus dimulai. Persiapkan keperluanmu untuk besok arraseo?” ucap luhan dengan mengacak rambut coklat milik taeyeon

“arraseo oppa, sampai jumpa” balas taeyeon masih dengan senyuman yang terpasang dibibirnya

“nde” ucap luhan lalu dengan perlahan berjalan meninggalkan taeyeon

Namun, baru saja 5 langkah berjalan Luhan menghentikan langkahnya, ia membalikkan arah pandangnya pada gadis yang masih berdiri dan menatapanya heran.

“waeyeo oppa?” tanya taeyeon heran

Seperti telah kehabisan akal sehat, luhan berlari menuju taeyeon dan sesegera mungkin mencium pipinya lembut

“oppa?!” ucap taeyeon dengan mengerjap-kerjapkan matanya

“gomawo yeonnie-ya” balas luhan sesaat sesudah ia mencium pipi taeyeon

“mwo?” heran taeyeon

“sampai jumpa” luhan berujar dengan penuh senyuman, lalu tak lama kemudian ia tengah terlihat berlari menjauh dari taeyeon

“apa yang terjadi dengannya?” gumam taeyeon seraya terus memegangi pipinya itu

“dia mencium pipiku?”

“aish!! Dasar byunte kau yeonnie!!!” maki taeyeon pada dirinya sendiri,lalu dengan penuh sungut gadis itu memasuki rumahnya

Dilain sisi

Luhan memandangi taeyeon yang telah memasuki rumahnya itu, ya! ia masih berada disana untuk memperhatikan gadis manis itu

“ sekarang aku benar-benar yakin bahwa aku mencintaimu kim taeyeon” gumam luhan lirih,

“dan aku tidak akan membiarkanmu hilang dari sisiku!” tambah luhan sebelum ia meninggalkan tempat itu

TBC

aiggoo~ aigoo malu banget sama Chapter ini >_< berasa ga pede gimana gitu ._.  maaf ya chepter sebelumnya banyak yang engga aku bales comentnya, kenapa? internet yaampunn minta digorok #sadis# lemot banget kalo buat post coment jaringannya XL sih .._.. tapi aku tetep baca komen kalian ko hehe ^^ semoga chap ini  sama komennya kaya chap sebelumnya #thisisngarep O_O

Advertisements

36 comments on “Tragedy of Kim TaeYeon (PART 3)

  1. cieee luhan sma taeyeon so sweet2-an,,, wah pamannya taeyeon tega bngt mau ngbunuh kponkannya sndri,, next chpat d tunggu y thor

  2. chorong biasa aj dong, gk ush anmbisi bgt -_-
    pmanny taeyeon jg biasa aja, gk ush bunuh taeng #reader ngamuk
    oke, next chap jgn lma ya
    keren~~

  3. aaahh Luhan kau .. err sweet >,<'
    yah pamannya Yeonnie mau bunuh Yeonnie ? kejem amat , ntar perusahaanya diambil alih , baru tau rasa lo !*emosi
    aahh Chorong itu berarti sepupu Yeonnie kan ? ayah sama anak sama aja jahatnya -,-
    mr.Xiao kumohon lindungi Yeonnie ne *emang lu ada dalam cerita ?-.-
    uri Luhan sudah besar rupanya wekweka
    next ditunggu , jangan lama ne ^^ jangan sampe aku kutuan(?) nunggu next chap ^^hoho
    BIG FIGHTING!!!

  4. ngakak masa thor pas bagian LuTae moment/? xD
    dohh Chorongnya bikin ribet nih/?
    pamannya Taeng eonni greget ih/? masa mau ngebunuh keponakannya sendiri/? —
    pokoknya Taeng eonni gk blh dead,Luhan oppa ayo lindungin Taeng eonni/? :v
    buat chapter 4 jgn lama2 ya thor ~.~
    oh iya bangapta thor,aku reader bru disini ‘-‘)/

  5. Om nya Taeng jahat bgt..
    Trs ada chorong lgi, duh duh..
    Kris nnti jdi mata2 aja ato ada peran lain utk Kris???

    Gasabar nunggu next chap, jgn lama2 yaaa..
    Authornim,fighting!!!

  6. Ih nyebelin bgt tuh si chorong, mnta ditabok ye..
    Mr.park sngguh tegany..
    Musnahkn chorong + mr.park..
    Budidayakan luhan+taeng /?
    Next thor, prbanyk moment lutae.ny y..
    Jgn lma2 ne, fightaeng.. 🙂

  7. uhhhh jahat banget pamannya taeyeon, ciieee luhan udah suka sama taeyeon , yauda next chap thor jangan lama” sama ff author yg lain lanjuttin dong 😀

  8. Ttp bgs kok ceritanya
    Makin penasaran aj nih
    Jd skrng ad 2 org yg mau nyingkirin si Taeng
    Ad si chorong sama pamannya Taeng
    Ginger klo bs ikut ke seoul jg yah sama Taeng ^^
    Ditunggu next chap nya deh
    Klo bs jgn sampe selama ini lg yah

  9. Waaa , ,
    Ceritanya seru , lucu , & menegangkan . ..:-D

    Cieee luhan jatuh cinta ma taeyeon tapi . .:-D
    chorong & mr.park jahat mau membunuh taeyeon . . T_T

    Ku tunggu chap selanjutnya & jangan sad ending ya author ,

    Keep writing & FIGHTAENG . . ❤

  10. Pamannya taeyeon sadis bangett ;-; cuma gara” perusahaan aja smpe mau bunuh” taeyeon segala,chorong juga tuh nyebelin banget pake sewa mata-mata segala ;-;. Mr.Xi sma luhan lindungin Taeyeon dari serangan maut yaa kasian diaa ;-;
    Chapternya memuaskan authornim ^^ update soon fighting! 😀

  11. Lutae momennya kagak nahaaaaaaan >/////<
    luhannya udh suka sama taeng, kyaaaaaaaaaa..
    tapi.. chorong? Mr.Park? 😮
    like father like daughter#plak 😀
    nexr chapnya ditunggu 🙂

  12. Woww, daebak thor.. Bila perlu, cepetan taeng inget smuanya trus menyingkirkan pamannya sama chorong yg akan hancurin hubungannya ama lulu oppa. Trus taeng eounni ama lulu oppa menikah, bulan madu trus punya anak, hidup bahagia deh..

  13. Pamannya Tae unnie jahat -_- chorong juga -_- ngeselin banget, ayo Mr.Xiao dan Luhan lindungi tae unnie^^, aku yakin kalau perusahaannya ortu tae sdh jatuh ke tangan tae unnie pasti pamannya tae unnie dan chorong miskin se miski miskinnya rasain loh, Lanjut chap selanjutnya thor^^ Hwaiting!!!^^

  14. Akhirnya di update jugaa~
    Wah.. di chapter ini banyak banget backhug nyaa~~
    Chorong sama mr Park jahat banget sih.. mau bunuh Taeyeon segala
    Next chapnya ditunggu thor.. update soon
    Hwaitaeng!

  15. Aduh aku deg degan baca ceritanya(?) OuO
    Chorong sama Park ahjussi jahat sekali ;~;
    Aku tunggu next chapnya ya, author-nim. fighting ^^

  16. kya mkin daebak bgt
    bener banget tuh musnahin chorong + mr.park
    pengen tau kelanjutannnya banyakin moment lutaenya yha thor
    biar tambah semangat bacanya kwkwkkwkw! gomawo !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s