[Freelance] This Story (Chapter 1)

[Request Keyunge] This Story

Author : StrawMilk

Title :
This Story

Length :
Oneshoot

Rating :
PG-15

Main Cast :
(Now) Kim Taeyeon GG || Kim Jongin EXO K

Sup Cast :
Tiffany GG
Genre :
Romance, Life, Friendship

Thank You for poster
cr : [flwrblossom.wp.com]

Note :
The story is based on my own imagination.
Inspired from a movie, and a few words that i add the.

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

***

Bisakah aku menempatkan diri di hatimu?
Menjadi sebagian dari detak jantungmu.

Aku bertahan disini
Dengan perasaan yang tertahan
Sakit yang selalu kupendam
Dengan senyum penuh kebohongan

Sendirian, mencoba relakan semuanya.
Mencoba berhenti.
Dari semuanya.

***
Flashback
“Ayo duduk sini Taeng!!” ajak Kai kecil menepuk-nepuk batu besar yang berada di tengah ladang rumput, bermaksud agar Taeyeon kecil duduk di sampingnya.

Taeyeon kecil hanya mengangguk menurut, dia mulai mendudukkan dirinya disamping Kai.
“Ada apa Jongie?” tanya Taeyeon kecil dengan gelagat polosnya, disertai terpaan angin kencang yang menyentuh wajah beningnya.

“Tunggu sebentar disini” perintah Kai kecil dan mulai menghilang, tak lama dari itu dia mulai kembali dengan ranting di tangannya yang berbentuk lingkaran dengan hiasan bunga-bunga kecil membuat ranting itu bertambah indah.

Tangan Kai memakaikannya di atas kepala Taeyeon.
“Apa ini Jongie?” tanya Taeyeon mengangkat tangannya mengusap-usap benda pemberian Kai.

“Itu pemberianku. Walau bukan mahkota, tetapi aku buatkan spesial untukmu” jawabnya memperlihatkan senyum tulusnya pada gadis kecil di depannya.

“Sepertinya ini indah Jongie~” ucap Taeyeon kecil riang

“Aku akan menyebutnya…” ucapnya lagi berpikir

“Flower crown!!” ujar Taeyeon lantang

Kai hanya tersenyum mendengar ocehan mulut mungilnya itu ‘dia sampai memikirkan namanya’ ucapnya dalam hati ikut senang

Taeyeon kecil yang sibuk menyentuh pemberian Kai, mulai berhenti mendengar ucapan Kai.

“Taeng! Maukah kau jadi yeo..”

Belum selesai Kai melanjutkan ucapannya, flower crown pemberiannya jatuh dari kepala Taeyeon. Menggelinding entah kemana.

~o~

“Ini rumah pohon yang diberikan eomma dan appa!” tunjuk Kai dengan bangganya

Dengan pandangan kagum. Taeyeon melihatnya berbinar-binar
“Aku naik ya!” ucap Taeyeon mulai menaiki satu-satu anak tangga yang membawanya ke rumah pohon tesebut

“Yak! Taeng, jangan tinggalkan aku sendiri! Aku tak bisa naik tangga itu” jawab Kai dari bawah. Terlihat tidak peduli, Taeyeon terus melanjutkan pijakan kakinya.

“Disini bagus Jongie!” jerit Taeyeon dari atas menyembulkan kepalanya menengok ke bawah

“Tunggu sebentar, aku ingin mengukir sesuatu di pohon ini” lanjutnya lagi mulai masuk ke dalam rumah pohon.

“Taeng cepat lah” panggil Kai

“Iya sebentar, tinggal sedikit lagi” jawabnya

“Kamu mengukir apa!?” tanyanya lagi

“Kalau mau tau, lihat saja sendiri”

Flashback off
Have you ever dangle
The most beautiful days
Engraved name two of us
Here our heaven
“Sempurna” ucap seorang yeoja melihat dirinya di depan cermin di balut pakaian yang sangat cocok di tubuh kecilnya, ia tersenyum senang.
“Tinggal menunggunya” ucapnya lagi meninggalkan cermin itu dan beranjak pergi dari kamar.
~o~
Yeoja itu berjalan, dengan tas kecil yang selalu ia genggam. Aura bahagianya terpancar jelas dari wajah beningnya itu.
Ia sudah sampai di tempat tujuan sebelumnya. Sebuah Taman, itu tujuannya.
mendudukan dirinya di atas bangku yang sudah di sediakan di taman itu, ia mulai bergumam tak jelas.
Seakan tak merasa lelah, ia masih betah dengan dirinya di bangku itu. Masih dengan senyumnya, senyum tulus yang akan ia tunjukkan pada namja yang ia sukai. Ani, Ia mencintainya. Sedari dulu.
Waktu terus berjalan bukan?

Tapi seseorang yang ia tunggu tampaknya tak juga menunjukkan dirinya.
Tak lagi senyum tulus yang terukir di bibirnya, senyum itu itu terganti dengan raut kecewa, sedih. Entahlah hanya gadis itu yang tahu, bagaimana suasana hatinya sekarang.
Terdengar derap langkah di telinganya
Ia tersenyum dan berbalik “Kai!” panggilnya riang
Tapi senyumnya luntur seketika, suara langkah itu bukan orang yang ia tunggu. Sama sekali bukan.
“Mian agashi, mengganggumu. Maukah kau mengambil foto kami berdua?” tanya seseorang dengan sopan memintanya untuk mengambil foto dengan pasangannya dan mulai memberi kameranya pada yeoja itu.
Ia mengangguk, menunjukkan senyum sumringahnya
“Boleh, dengan senang hati” jawabnya lirih
“Hana…”
“Dul….”
“S…”
“Mian aku tak bisa!” ucap yeoja itu berlari meninggalkan kamera yang di pegangnya di bangku taman itu.

oOoOooOo
Deras hujan tiba-tiba turun mengguyur luasnya kota seoul.
Semua pejalan kaki mulai mencari tempat untuk berteduh, menghindarkan diri mereka dari air yang turun.
Kecuali, ia
Yeoja bertubuh kecil yang sebelumnya duduk di bangku taman tadi.
Ia masih terus berjalan di trotoar jalan, kaki kecil itu membawanya entah kemana. Sesuai dengan arah hatinya.
Tak peduli dengan rintik-rintik air tersebut.
Tak peduli dengan pakaianya yang basah, ia tetap berjalan.
Menyusuri jalan-jalan itu dengan kepala yang tertunduk
19.30 KST
Sepenglihatannya, yang di tunjukkan jam tangan yang bertengger di lengannya.
Dan ia masih belum ingin pulang.
Tak ada alasan pasti yang membuat ia tak mau pulang.
Padahal kini bibirnya sudah pucat, badannya menggigil kedinginan
‘Mengapa?’ batinnya
‘Aku tak mau melihat pasangan siapapun, Jongie~’ bisiknya dalam hati
‘Aku hanya mau melihat mereka, jika kau disampingku’ lanjutnya terus bergulat dengan ucapan-ucapan yang tak seorang pun mendengarnya
‘Dengan begitu aku akan tenang dan percaya, jika kau tidak akan meninggalkanku’
oOoOooOo

Kau tidak datang dihari itu.
Mencoba untuk tidak berfikir yang lain
Tapi firasatku benar.
Esoknya,
Kau datang dengan kabar yang membuatku terdesak

Menanggapinya dengan senyum
senyum miris tepatnya,
Begitu menyadari takdirku berkata lain
Gadis bertubuh kecil itu menangis
menatap buku lusuhnya, yang sudah lapuk dimakan waktu.
Lembar demi lembar ia buka satu persatu halaman buku tersebut.
TES
Air matanya perlahan jatuh mengenai lembar kertas buku tersebut
Semakin lama tangisan itu semakin pecah, tak lagi bisa menahan air mata tersebut di pelupuk matanya. Air mata itu terus memaksa keluar, gadis kecil itu mengusap pelan tulisan yang tercantum di buku tersebut.
‘Jongie, aku..aku rindu kau yang dulu’ batinnya berbicara
Tok Tok
Seseorang mengetuk pintu kamar gadis bertubuh kecil itu. Ia mulai menghapus jejak air matanyanya yang membekas
Dan menyimpan buku itu di suatu tempat.
“Masuk” perintahnya
Cklek
Dibalik pintu itu menampakkan seorang namja tegap dan tampan, namja itu tersenyum melihat sahabatnya. Tentu saja, hanya sahabat.
Tanpa ragu namja itu langsung duduk di tepi kasur sahabatnya dan memandang sahabatnya dengan senyuman lembut dan mulai teralih menuju foto yang tertera di dinding kamar sahabatnya.
Senyum di bibirnya semakin mengembang “Melihat foto itu. Kira-kira berapa lama kita sudah bersahabat, Taeng?” tanya namja itu, mencoba mengambil foto tersebut yang menampakkan dua orang anak kecil di ayunan sambil menampilkan senyuman yang sangat manis.
“Eh?”
“Kurasa sudah lama sekali.” jawab Taeyeon ikut melihat foto masa lalunya
Namja yang berstatus sahabatnya itu, mengusap pelan foto yang sudah terbingkai rapi. Senyum tulus itu tak juga hilang dari bibirnya.
“Aku bertemu seorang yeoja manis di toko buku, kemarin.” ucap namja itu tiba-tiba
Taeyeon yang mendengar ucapan sahabatnya menoleh ke arah namja itu dengan sedikit tersentak.
‘pantas, ia tidak datang kemarin’ air muka gadis itu terlihat kecewa. Merasa diabaikan, namja itu kembali memanggil sahabatnya
“Taeyeon?”
“Ah iya, lalu?” Taeyeon tersadar dari gumaman-nya. Namja itu mendengus nafas pelan, ia merasa terabaikan oleh sahabat kecilnya itu. Tapi ia mulai meneruskan ceritanya
“Begini, bantu aku mendapatkannya ne!?”
GLEK
Dengan susah payah Taeyeon menelan ludahnya, perasaannya berkecamuk. Merasa dunia di sekelilingnya berhenti dengan debaran jantung yang berdegup.
Ia harus menjawab apa sekarang? Haruskah mengatakan ‘Ya’ pada namja yang ia cintai yang juga sahabatnya?
Ia terlambat. Sangat terlambat untuk mendapatkan hati laki-laki itu.
Keinginannya sama sekali tidak berpihak padanya. Sama sekali.
‘Aku tak mau kau bersamanya’ sambil tersenyum getir ucapan itu terlontar di batinnya
oOoOooOo
Bukankah tuhan telah menyiapkan sebuah takdir dari setiap orang?
apakah takdirku tidak bersamamu?
Taeyeon berjalan ke sungai han, raut cerianya tak lagi terlihat sejak dua minggu yang lalu. Ia duduk di atas rerumputan.

“Boleh melihat sungai ini disampingmu?” tanya seorang perempuan cantik
Taeyeon melihatnya dan mengangguk memberi respon. Gadis itu manis sekali. Mereka sama-sama terdiam sampai Taeyeon mengeluarkan suaranya
“Kau cantik, aku suka sekali wajahmu” puji Taeyeon tulus
“Ahh terimakasih, aku Tiffany” Taeyeon mengangguk, ia tak tahu harus bertanya apa lagi. Ia bukan tipe orang pintar berbasa-basi
“Aku kuliah mengambil jurusan psikologi. Dari wajahmu, errr….kau sedang ada masalah ya?”
Taeyeon tersentak dan memandang Tiffany yang sedang bertanya padanya
“Tak menjawab juga tak apa” Tiffany meyakinkan diiringi senyumnya, ia bangun dan mengajak Taeyeon duduk di tempat yang lebih teduh
“Mau jadi temanku Taeyeon, kurasa kita menjadi teman yang serasi” pinta Tifany
Hanya anggukan sekaligus senyuman yang diberikan Taeyeon dan respon itu disambut baik dengan Tiffany, teman barunya

oOoOooOo

Dua perempuan cantik itu mengelilingi pusat perbelanjaan kota yang sedang ramai karena sedang hari libur, mereka sibuk memakan permen kapas bewarna pink. Sambil melihat-lihat boneka manekin yang di letakkan kaca etalase depan toko, siapa tahu saja ada pakaian yang membuat mereka tertarik. Padahal mereka baru kenal empat hari yang lalu, tapi mereka terlihat sepasang saudara kembar yang kompak.
“Lihat….!! bukankah dress pink itu bagus?” tunjuk Tiffany mengarahkan jarinya ke sebuah dress yang tak jauh dari mereka yang berada di dalam toko. Taeyeon menoleh masih dengan permen kapas yang berada di genggamannya, ia mengangguk datar tanda ia menyutujui selera teman satunya ini. Tiffany berubah cemberut
“Maksudku, itu untukmu” Tiffany menarik pergelangan tangan Taeyeon, menyeretnya untuk mencoba dress yang dipilihkannya. Taeyeon agak terkejut sebenarnya, tapi ia memaklumi sifat seenaknya yang terdasari oleh darah Amerika milik sahabat barunya ini.

“That’s nice, right?” seru Tiffany dengan lantang
“Tapi aku tak punya cukup uang untuk membelinya, Tiff” Taeyeon menyentuh dress yang baru dicobanya tadi
“NoNoNo…jangan begitu. Karena aku menyuruh kau untuk mencobanya, tentu saja aku yang akan membelikannya” Taeyeon agak sedikit melotot terkejut mendengar penuturan Tiffany yang benar-benar spontan. Gadis itu memang terlalu baik, tapi ia tak mau harus merepotkannya hanya untuk membelikannya sebuah pakaian
“Jangan” Tiffany tetap menggeleng. Gadis keturunan Amerika itu menyambar pakaian yang di pegang Taeyeon lalu memnyerahkannya ke pegawai toko tak lupa dengan senyumannya, Taeyeon mendengus. Ia memang akan selalu kalah, jika berdebat dengan gadis yang mempunyai eyesmile yang benar-benar membunuh para pria
Mereka keluar dari toko tersebut dengan sebuah kantong plastik.
“Aku lapar” Tiffany mengusap-usap perutnya dengan raut pura-pura cemberut

“Ayo makan, didekat sini ada tempat makan kesukaanku yang enak!” yakin Taeyeon mengajak Tiffany berlari bersamanya

oOoOooOo
Tiffany duduk di tengah taman sepi dengan ditemani Taeyeon. Setelah makan, Taeyeon mengajak Tiffany ke sebuah tempat yang disukainya. Ia baru menyadari Taeyeon adalah seorang gadis yang betul-betul periang dan banyak bicara, ia pikir gadis itu tipikal orang cuek yang tak menyukai suara-suara berisik yang dibuat oleh keramaian. Tiffany mengingat hari pertama dimana mereka bertemu, terlihat sekali wajah Taeyeon yang benar-benar suram berbeda dengan sekarang.
Apakah seberat itu masalah yang dialami sahabat barunya waktu itu?
Taeyeon berlari dari kejauhan menghampiri Tiffany yang duduk di rerumputan dengan buku yang digenggamnya “Tiffany! Mau naik rumah pohon itu?” seru Taeyeon terengah-engah menstabilkan nafasnya. Tiffany mendongakkan kepalanya menatap Taeyeon dan rumah pohon yang dikatakan sahabatnya itu.
Tiffany menggeleng sambil tersenyum
“Kenapa? Dalamnya bagus kok, hanya depannya saja yang terlihat bobrok” rayunya mengajak Tiffany, Tiffany tetap saja menggeleng dan melanjutkan bacaannya mengacuhkan Taeyeon
Taeyeon mendesah nafas “Baik…Baik, aku akan kesana sendirian. Tunggu disini, ne?”
Tiffany mengangguk tanpa mengalihkan pandangannya sedangkan Taeyeon kembali berlari dengan semangat.

Tiffany melihat jam tangan miliknya
Mereka sudah dua jam disini, maksudnya ia sudah menunggu Taeyeon dua jam setelah ia menaiki rumah pohon itu. Lama sekali gadis itu, pikirnya
Ia mendekati rumah pohon itu lalu di tatapnya dalam-dalam
“Taeng!! Ayo pulang” tak ada sahutan, padahal menurutnya suaranya sudah cukup besar
“Taeyeon….apakah kau disana? Ayo kita pulang, hari sudah mau malam!” Tiffany masih bingung, bukankah terakhir kali gadis bertubuh kecil itu memang menaiki rumah pohon ini? Bahkan ia sendiri yang melihatnya. Lantas mengapa tak ada jawaban?
Tiffany berdiri menunggu Taeyeon untuk turun. Sudah tiga menit ia masih dengan posisi yang sama. Tak lama dari itu, Taeyeon turun dari tangga kayu. Membuat Tiffany agak terkejut.

“Maaf tak menyahut panggilanmu” Taeyeon berucap dengan nada bersalah dan dianggguki oleh Tiffany yang sudah berwajah masam
“Kau..Ehhm, apa yang kau lakukan diatas sana? Mengapa lama sekali sampai tak berniat menjawab panggilanku?” Tiffany terdiam setelah mengatakan hal itu, melihat wajah Taeyeon yang berubah kelam.
Tiffany tak mencoba untuk menanyakan kembali alasan Taeyeon yang tak mendengar panggilannya. Yahh…setidaknya ia tidak mengingatkan masalah yang dialami Taeyeon hari ini dan hari sebelumnya
“Kau pernah menyukai seseorang, Tiff?”
“Tentu saja pernah!” Taeyeon mengangguk tanpa menoleh. Mendengar penuturan Tiffany, sepertinya jalan cerita cinta perempuan itu berjalan dengan baik. “Oh ya, bagaimana denganmu?”
Taeyeon menggeleng dengan wajah cemberut “Tak sebaik dirimu. Terasa menyakitkan”
TBC

Halo!
Ini fanfic lama yang aku remake ulang.
Di chapter 1 masih belum ada konflik dan masih gak seru, Hati-hati kalo baca fanfic ini, karena bahasanya ngebosenin, isinya biasa, dan iringan typo. So bored…..
Ohh ya! Main cast-nya sewaktu-waktu bisa berubah, soalnya ide aku suka berubah-ubah hehehe 😀
I need your support, And don’t said ‘publish secepatnya’
Okayy, kalian juga bisa comment tentang alur cerita yang kalian mau
Jadi, comment juseyo!
With Love,
Strawmilk’

 

 

 

 

Advertisements

34 comments on “[Freelance] This Story (Chapter 1)

  1. FFnya bagus , Alurnya juga ngga bikin bosen ,

    Tapi , Kasihan Taeyeon cintanya bertepuk sebelah tangan ,T_T

    Author , Bagaimana kalo tambah Cast ; Sehun / luhan / baekhyun / kris / anggota exo yang lainnya , , 😀

    Biar tambah seru & menarik ceritanya . .

    Lanjutkan ya author , Jangan lama ” , ,

    FIGHTAENG . . ❤

    • Hallo haselani 🙂 Aduhh…makasih ya udah rela comment hihi
      oiya saran nya bagus tuhh! dan sekali lagi makasiyy buat kamuu…

      Dan jangan bosen-bosen

  2. Ff gak ngebosenin kok thor mlahan aq rsanya bsa merasakan prasaan skit yg di rsakan taeng eonni @lebay

    kai oppa kok tga sih sma taeng eonni :@
    tambahin cast cwokx dong thor bwat ngehibur taeng eonni 😐

    next chapx cpat di post ya thor biar readerx gak terlalu lma pnasaran @loajakaleeeeee

    fighting:*

    • Okee! tenang aja soal cast yang lainn..
      Nanti aku juga ikut main fanfic dehh buat ngehibur si TaengTaeng #bohong

      Usahaiin deh ya untuk cepet ngetiknya, soalnya ide aku jelek banget

      Dan makasih Hunhanny exo taenggars!!

  3. jangan bilang kalau yg dimaksud gadis manis perpus yg kai bilang itu tiffany? oh no…. jangan…jangan sampai…. kasian tae unnie nya….. aku mau alur ceritanya itu happy jangan sad dan juga jangan terlalu membuat tae unnie sakit hati, kalau untuk tambahan cast nya mungkin kris /baekhyun^^ lanjut chap selanjutnya Hwaiting!!!^^

  4. Cuman firasat aku aja atau yeoja yg ditoko buku itu tiffany? 😮
    terus taeng gimana nanti? Akhir-akhir ini hampir semua ff taengnya lg heart-breaking 😥
    Alurnya ga ngebosenin ko thor, bahasanya jg aku suka, ringan..
    next chapnya ditunggu 🙂

  5. Ffnya ga ngebosenin bagus ^^
    Kalau untuk tambahan castnya mungkin baekhyun/luhan ?
    Ditunggu next chap nya thor^^
    Fighting

  6. pliss cewek yg disukai kai jgn tiffany
    kai gk peka ah
    aku mau nya happy end aja, klo maincast cowoknya bisa berganti, diganti jd lay aja wkwkw

    • Kamu suka Lay..?
      Nanti aku salamin deh, dia lagi baca fanfic bareng aku nih..sambil bingung sama bahasanya heuhehe

      Ketara deh,, kalo suka gonta-ganti cast.-.
      Aneh banget ya?
      baru ada fanfic yang suka gonta-banti pemainnya

      Nanti aku coba deh bikin happy ya….
      Soalnya jarang bikin fanfiic yang ‘itu’ dan baru-baru ini aja buat fanfic bertemakan ga sedih
      Tapi ada seneng juganya kokkk!

      Aduh kebanyakan ini ya? yaudah deh dadahh dulu~

      • iye thor aku suka si polos unicorn ntu
        ahh tp kalo kai suka tiffany gk enak di taeng nya 😦
        aku doakan yg terbaik utk mreka
        jiaaahhh

  7. Kasian Taengnyaa T_T
    Yang dimaksud Kai gadis manis di toko buku itu Tiffany kah? Kalo iya, nambah menyedihkan donk nasib Taeng x_x
    Taeyeon memangnya ngapain pas ada di rumah pohon itu thor? Nangis kah? Kok lama gak jawab panggilan Tiffany?
    Next chapnya ditunggu y thor~
    Update soon~
    Hwaitaeng!

  8. Chap 1 aja udh sedih apalagi sererusnya nih kasian taeng eonnie

    Oh iya semoga taeng jadian deh sama kai terus tiffany sama member exo yg lain aja misalnya baekhyun/chanyeol hehe

    Oh iya apa jgn2 tiffany itu cewek yg disukai kai? Cepet lanjut ya penasaran nih eon 😀

    • Heii azara 🙂
      Makasih atas comment kamu yahh..
      Tiffany kan udah pacaran sama nickhun, nanti aku bilangin langsung lohh sama dianya. Kalo dia suruh putus abis itu pacaran sama Baekhyun………atau chanyeol

      teruss…Chanyeol kayaknya belum bisa ove on gicuu dari dara
      (mulaigila)

      Okayy, ditunggu ya!

  9. iya author , Sama ” . . 😀

    Kalo bisa cast cowoknya yang belum ada di WP ,
    Misal : Baro , Bambam , Mereka kan fanboy nya taeyeon ,
    Mungkin seru kalo cast nya mereka , , 😀
    Atau ; Xiah junsu , T.O.P bigbang
    Mereka kan keren . .>_<
    Atau aktor ; kim woo bin , Lee min , dll

    Terserah author juga sih , Yang penting Cast ceweknya TAEYEON . .

    Ku tunggu FF yang lainnya , ,

    FIGHTAENG . . ❤

    • Iyaa mereka memang kece-kece banget..
      Tapi mereka mantan aku

      Sssst! shut up…jangan kasih tau siapa-siapa, jadi kalau dengar nama mereka jadi blank, nanti gak bisa nulis lagi
      Kalo nggak bisa nulis, updatenya lama
      Kalau lama nanti kamu penasaran ngga?

      Fighting juga buat kamu!

  10. hoh , jadi Taeng suka sama sahabatnya sendiri ?
    jangan jangan Kai itu suka sama Tiffany ya ?! , jangan dong , jadikan kaulau Kai itu suka seseorang Taeng nya patah hati , gak ada tempat curhatnya dong , kan gak lucu kalau curhat sama dinding(?) -,-
    okelah ditunggu buat next chap ne ^^
    FIGHTING!!^^~~]

  11. Bgs kok ceritanya
    Setuju bgt sama comment2 di atas
    Klo bs ditambah cast cowo nya
    Hehe
    Ini ff udh pernah di publish blm yah? ^^
    Ditunggu next chap nya yah

  12. neomu2 daebak tpi skit gmana gtu bacanya
    pasti yg di perpus itu tiffany yha ?
    pasti ntar taeng broken heart aku hrap taeng brtemu dgn namja
    lain yg dapat mengiburnya #berharap
    rhor update soon yha sedih bner !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s